Contoh Naskah Juru Kampanye Caleg

Assalamualaikum Wr.Wb

Bapak, Ibu dan hadirin yang saya hormati dan saya cintai,

Puji syukur kehadirat Allah SWT, hari ini saya bisa bersilaturahmi dengan Bapak Ibu semuanya dalam rangka acara diskusi tentang masa depan Kerta Mulya.

Saya melihat yang hadir di acara ini adalah tokoh-tokoh penting baik itu pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan sebagainya. Mohon maaf saya tidak dapat menyebut satu-per satu.

Terima kasih sebesar-besarnya saya sampaikan kepada panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini. Mari kita tepuk tangan yang meriah untuk ketua panitia Mas Agus Saputro dkk. (tepuk tangan)

Baiklah, mengingat saya di sini sebagai juru kampanye. saya ingin memperkenalkan diri dulu. Kata orang bijak, “tak kenal maka tak sayang,  tak sayang maka tak cinta”. Nama saya ……..masih bujang, maaf bukan promosi. tapi kalau ada yang mau promosikan, kami sangat senang.

Baiklah, mengingat saya diberi waktu  30  menit, saya akan menyampaikan inti dari pemikiran mengenai masa depan Kubu dan daerah Kerta Mulya.

Mari kita lihat profil Kecamatan Kubu. Luas wilayah kecamatan Kubu berdasarkan data BPS tercatat 1.211 km” terdiri dari 20 desa dengan jumlah Penduduk  sebanyak 38.839 jiwa.

Dengan jumlah penduduk sebanyak ini, kita berada di daerah  yang  jumlah penduduk lebih banyak dibandingkan Batu Ampar dan Terentang .

Luas Batu Ampar 2.002 km2, penduduk 36 ribu jiwa, terdiri dari 15 desa

Dengan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang melimpah, seharusnya kita dapat lebih maju lagi. Bagaimana caranya?

Yaitu dengan kompak kita memilih wakil rakyat yang tepat. Karena dengan memilih wakil rakyat yang tepat maka aspirasi kita akan tersalurkan dengan baik.  Di media kita melihat banyak orang kecewa karena memilih anggota Dewan yang tidak dikenal, hanya lihat foto saja. Kita di sini jangan sampai seperti itu. Kita harus memilih orang yang kita kenal dan sudah terbukti berjuang untuk daerah ini.

Kita harus memilih wakil kita yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam memimpin masyarakat. Kita pilih tokoh yang benar-benar mampu mendengarkan suara rakyat dan dapat menyalurkan suara kita untuk menjadi kebijakan pemerintah.

Sepanjang sejarah indonesia kita sudah menyelengarakan pemilu 11 kali  yang artinya 11 kali pemilihan anggota dewan.

Coba kita Bayangkan jumlah penduduknya di tempat kita paling banyak  sudah  menghadapi Pemilu 11x dan sudah 3x mencalonkan tapi belum ada satu pun caleg  yang terpilih..

Pertanyaannya, Kenapa ini bisa terjadi?

Dan dimana akar permasalahan nya?

Apakah ini salah caleg nya atau masyarakat nya?

Biasanya kalau terjadi kekalahan dalam sebuah permainan kita saling menyalahkan apa lagi  kekalahan nya  pada saat detik detik terkhir,  seperti tim sepak bola yang kalau  kalah pulang nya saling menyalahkan.

Begitulah keadaan kita hari ini yang caleg menyalahkan masyarakat  yang kurang kompak dan masyarakat menyalahkan caleg nya yang kurang bermasyarakat.

Kalau saya mengakaji dari 3x kegagalan , caleg dan masyarakat harus sama sama membenahi diri.

Kenapa saya katakan demikian?

Tahun 2004 pak Junaidi mencalonkan diri tidak dapat suara. Saya menyimpulkan hal ini kita tidak kompak atau mungkin Pak Junaidi terlalu dini mencalonkan diri

Tahun 2009 pak Junaidi  berhasil mendapat suara 540. Sudah ada kemajuan, tapi masyarakat belum  kompak mendukung beliau.

Tahun 2014  pak Junaidi  mendapat suara 1.178. Ini sudah mulai menunjukkan sebuah kekompakan

Nah setelah lahir kekompakan yang usianya baru 5 tahun apakah mau kita hancurkan lagi atau kita tingkatkan kekompakan kita?

Pantaskah kita menghancurkan kekompakan ini?

Padahal dasar dari kemajuan suatu daerah adalah kekompakan.

Bapak Ibu dan hadirin yang kami hormati,

Dengan melihat profil daerah kubu dan ketertinggalan daerah kerta mulya, saya ingin mengajak seluruh masyarakat  untuk sama sama mendukung bapak Junaidi

Pertanyaannya, mengapa kita harus mendukung pak Junaidi?

Meskipun sebagian dari Bapak Ibu sudah mengenal Bapak Junaidi, saya akan memberikan informasi yang lebih detail mengenai profil beliau, supaya Bapak ibu lebih mengenal beliau dan yakin 100% untuk memilih beliau.

Saat ini kita tahu Bapak Junaidi memiliki peran yang sangat penting dalam memperjuangkan pemekaran kecamatan Kerta Mulya. Saat ini beliau menjabat sebagai Sekretaris pemekaran kecamatan. Dukungan terhadap beliau untuk duduk di DPRD menjadi penting karena dengan menjadi anggota DPRD, perjuangan Bapak Junaidi dalam proses pemekaran menjadi lebih mudah.

Kita telah mempunyai mimpi yang besar yaitu suksesnya pemekaran kecamatan.. Sering kami sampaikan bahwa pemekaran kecamatan ini “tidak semudah membalikkan telapak tangan,  namun tidak sesulit memindahkan gunung” , artinya mustahil pemekaran menjadi kenyataan kalau tidak ada kekompakan. Dan ketika kita semua kompak,  nothing is impossible, tidak ada yang tidak mungkin.

Untuk merealisasikan pemekaran butuh tokoh  berkualitas yang memiliki kemampuan melobi Gubernur dan pejabat di pemeritahan pusat/Kemendagri. Tokoh yang tepat adalah siapa lagi kalau bukan Bapak Junaidi.

 

Tentunya pemekaran adalah salah satu saja diantara beberapa aspek yang sedang dan akan diperjuangkan. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan pesantren dan perguruan tinggi, beliau juga memiliki misi penting antara lain membentuk masyarakat yang religius. Nanti saya akan jelaskan.

Bapak Junaidi adalah manusia yang energinya tidak habis habis untuk mengabdi memajukan daerah kita ini.

Beliau adalah putra daerah, lahir di Sepakat Baru, tanggal 27 November 1975. Berarti tahun 2019 ini usia beliau 44 tahun.

Setelah lulus pondok pesantren Darul Ulum, beliau melanjutkan ke Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP).

Sejak muda beliau adalah orang yang sangat aktif di berbagai kegiatan sosial.

Pada masa mahasiswa beliau aktif di kegiatan Senat Mahasiswa (sekarang Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM) dan terpilih sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa tahun 1997-1998, beliau juga terpilih sebagai Ketua Mahasiswa Pancasila tahun 1997 serta sebagai Badan pengawas Koperasi Mahasiswa (KOPMA) tahun 1997-1998.

Bahkan beliau di masa mahasiswa dipercaya sebagai Ketua Predisum Koperasi Mahasiswa se Indonesia tahun 1997-1998. Ini adalah prestasi yang membanggakan, karena sungguh tidak mudah bagi mahasiswa dari luar Jawa bisa menduduki jabatan tingkat nasional. Prestasi ini membawa nama harum bagi mahasiswa Kalimantan khususnya Pontianak.

Melihat pengalaman dan prestasi selama mahasiswa saja kita dapat menyimpulkan bahwa Bapak Junaidi adalah salah satu putra daerah yang terbaik saat ini.

Setelah lulus dari Untan, kegiatan beliau terus berkembang di berbagai bidang,  antara lain Pengurus Kordinator Koperasi IPNU Kalbar, Wakil Ketua DPC PPP tahun 2015-2020, Pengurus NU KKR 2013-2018, Ketua Forum Komunikasi masyarakat Terpencil kec Kubu tahun 2008 sampai sekarang, Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kec Kubu dan sebagainya

Beliau adalah seorang pendidik dan kepala sekolah, beliau juga kini sebagai Pembina Pondok Pesantren Firdaus.

Berbekal pengalaman memimpin sejak mahasiswa, saya pastikan bahwa saat ini Pak Junaidi adalah putra terbaik sebagai pemimpin masa depan. Beliau adalah figur yang punya kreteria  pemimpin unggul,diantaranya beliau tegas, cerdas, vokal, berwibawa, bijaksana dan insya Allah amanah dan jujur. Panggilannya saja pak Ju kalau di teruskan insya Allah “Jujur”.

 

Bapak Ibu dan hadirin sekalian yang kami muliakan.

Karena kemampuan, pengalaman  dan keahliannya saya melihat pak Junaidi mempunyai skill atau kemampuan di bidang  lembaga legislatif.  Dari profilnya kita bisa menilai kalau beliau memiliki wawasan, gagasan dan pengalaman sehingga sangat layak menjadi wakil rakyat. Beliau sangat memahami  tentang legislasi, anggaran dan pengawasan , tiga kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh seorang anggota legislatif.

Jadi kepada siapa lagi kita harus mempercayakan suara kita kalau bukan kepada putra daerah terbaik kita, yaitu Pak Junaidi.

Setuju??? (hadirin diajak untuk menjawab serempak SETUJU!!)

Kita harus ingat anjuran agama kita bahwa kita harus menyerahkan urusan kepada ahlinya. “Apabila suatu urusan tidak diserahkan kepada ahlinya maka tunggulah kehancuranya”.

Bapak Junaidi adalah ahlinya, bahkan bukan hanya ahli, mentalnya juga telah ditempa oleh berbagai pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa.

Saudara-saudara, hadirian yang kami muliakan.

Dengan mendengar penjelasan saya ini, tak ada lagi alasan untuk berbeda pandangan. Mari kita kompak bersatu padu untuk memenangkan Bapak Junaidi. Kemenangan beliau adalah kemenangan rakyat, kemenangan kita semua.

Apakah bapak ibu yang hadir di sini ingin daerah kita ini maju?

Jika demikian mari kita dukung tokoh yang tepat, yang terbukti kemampuan dan pengalamannya dapat memajukan daerah kita, yaitu Bapak Junaidi.

Bapak ibu dan hadirin yang kami hormati,

Informasi tentang Pak Junaidi ini sangat penting, saya harap informasi ini tidak berhenti sampai di sini, tapi disebarluarkan ke keluarga kita, teman kita, tetangga kita, agar mereka tahu bahwa kita memiliki tokoh yang luar biasa yang wajib kita pilih.

Tak hanya soal kemampuan dan pengalaman yang membuat kita wajib memilih Bapak Junaidi. Saya telah membaca dan mempelajari Visi Misi beliau sebagai tokoh masyarakat. Visi Misi beliau saya yakin paling bagus, mencerminkan orang yang paham  situasi daerah kita ini. Bukan sekedar kalimat manis saja.

Visi adalah impian yang ingin dicapai, sedangkan misi adalah bagaimana mencapainya.

Saya akan jelaskan visi misi agar hadirin memiliki pemahaman yang sama.

Visi yang diusung pak Junaidi sederhana dan sangat mengena, juga mudah diingat. Memang seperti itulah seharusnya pemimpin dalam menyusun visi misi.

Visi pak Junaidi adalah :

Mewujudkan Kubater yang Kuat, Unggul, Bermartabat, Aman, Tertib dan Religius

Untuk mengingatnya mudah, cukup ingat kata kubater. Nah Kubater itu singkatan dari “Kuat Unggul, Bermartabat, Aman, Tertib dan Religius”

Ayo sama sama tirukan supaya hafal visi kita.

Kubater artinya apa?

K nya adalah Kuat  (diarahkan agar hadirin yang menjawab secara serempak “kuat”)

U nya adalah Unggul

B nya adalah Bermartabat

A nya adalah aman

T nya tertib

R nya religius

 

Gimana, setuju Bapak Ibu ?

Untuk mencapai visi tersebut maka ada 6 misi yaitu:

Pertama, Memperjuangkan suksesnya pemekaran Kecamatan baru (ibu kota kecamatan Kertamulya dan Batu Ampar) untuk memperkuat ekonomi daerah setempat dan meningkatkan pelayanan masyarakat. Kita meyakini jika pemekaran ini sukses, maka ekonomi daerah ini menjadi lebih kuat. Jadi mari kita dukung suksesnya pemekaran kecamatan

Kedua, Mengembangkan desa pedalaman berkualitas kota idaman sebagai nilai keunggulan Kubater.  Ini menjadi misi kedua dimana desa desa di pedalaman tidak boleh tertinggal, harus memiliki akses internet, jalan dan jembatan bagus, serta lembaga pendidikan dan kesehatan yang baik. Program jaminan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat akan kita kembangkan melalui misi ini.

Ketiga, Menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam bidang pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, perikanan, telekomunikasi, sarana informasi, social budaya , pertahanan dan keamanan secara berkesinambungan untuk mewujudkan masyarakat yang bermartabat dan sejahtera. Pembangunan adalah partisipasi masyarakat, oleh karena itu suara rakyat harus kita dengar agar masyarakat bangga terhadap daerahnya, sehingga terbentuk masyarakat yang bermartabat dan sejahtera.

Keempat, Mengembangkan dan menjamin sistem keamanan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar. Jelas bahwa keamanan warga harus diutamakan, jika daerah aman, maka kehidupan berjalan lebih baik.

Kelima, Mengajak masyarakat lokal dan investor asing untuk lebih taat dan tertib terhadap segala Peraturan Daerah (PERDA). Masyarakat dan para investor harus diajak untuk hidup dengan taat dan tertib terhadap peraturan khususnya Perda. Masyarakat bisa maju kalau masyarakatnya tertib. Coba lihat Singapura, Jepang dan Negara-negara maju, masyarakat dan pelaku usaha  terbiasa hidup tertib. Untuk beli sembako di warung saja antri tidak ada yang menyerobot antrian.

Dan yang Kelima, Membangun masyarakat Kubu Raya yang religius  dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan keagamaan di sekolah maupun di masyarakat. Bapak Junaidi adalah lulusan pesantren dan sekarang ini menjadi Pembina pesantren. Beliau juga telah banyak membantu izin operasional madrasah. Langkah-langkah ini akan terus dilanjutkan untuk membangun masyarakat yang religius.

Dari penjelasan ini menjadi mudah kita melangkah untuk lebih maju lagi untuk bersaing dengan daerah lain. Visi misi ini nantinya akan kita sampaikan kepada bupati untuk dijadikan visi misi kabupaten.

Nah untuk menjalankan Visi Misi ini, ada yang namanya program kerja.  Dalam kesempatan itu tentunya kami tidak menyampaikan program kerja secara detail. Namun saya yakin dengan penjelasan ini, Bapak Ibu sudah mendapatkan gambaran apa saja yang akan kami perjuangkan.

Bapak ibu juga bisa memberikan masukan atau usulan program kerja apa yang paling dibutuhkan untuk wilayah ini. Insya Allah kami akan perjuangkan.

Bapak ibu dan hadirin yang kami muliakan.

Visi misi ini merupakan hasil pendalaman dan perenungan Bapak Junaidi, dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Ini menunjukan bahwa beliau memang sangat paham apa yang dilakukan sehingga sangat layak kita pilih sebagai anggota dewan.

Demikianlah penjelasan kami, jika ada pertanyaan atau usulan, kami persilakan.

Terima kasih Bapak Ibu semua telah berkenan meluangkan waktu untuk menghadiri acara ini. Jika ada hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar besarnya.

 

Wassalamualaikum wr wb.

Juru Kampanye

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *