Tag Archive for text pidato

MENYUSUN TEKS PIDATO KETUA PANITIA DAN KETUA ORGANISASI

Menyusun teks pidato sambutan ketua panitia dengan teks pidato sambutan ketua organisasi adalah dua hal yang sangat berbeda, namun yang sering terjadi adalah tumpang tindih antara materi yang disampaikan ketua panitia kegiatan organisasi dengan Pimpinan Organisasi.

Sebagai contoh, organisasi Persatuan Insinyur Pertanian mengadakan kongres nasional. Ketua panitia menyampaikan latar belakang kongres, peserta kongres, dan agenda kegiatan kongres dan ucapan terima kasih terhadap pihak yang berperan. Saat Ketua Umum Persatuan Insinyur menyampaikan sambutan, ternyata teks pidato sambutan Ketua Umum hampir sama, yaitu latar belakang kegiatan kongres dan ucapan terima kasih kepada para hadirin.

Kejadian seperti ini sering terjadi sehingga hadirin pada umumnya kurang berminat mendengarkan pidato sambutan. Mereka cenderung ngobrol sendiri-sendiri karena acara sambutan ketua panitia maupun sambutan ketua umum  dianggap sebagai formalitas saja.

STRUKTUR TEKS PIDATO KETUA PANITIA

Untuk memahami perbedaan sambutan ketua panitia dengan sambutan ketua organisasi, berikut ini saya sampaikan struktur teks pidato sambutan ketua panitia.

  1. Salam pembuka. Dalam menyampaikan salam pembuka perlu diperjelas nama dan jabatan seseorang. Dalam tata karma penyebutan nama, orang yang paling top disebut pertama. Awas jangan terbolak-balik. Dalam struktur pemerintahan ada pejabat eselon 1 sampai 4. Harus kita pahami bahwa yang paling tinggi adalah eselon 1 (sekelas Dirjen), bukan eselon 4 (sekelas kepala seksi). Jika ada menteri, maka Menteri disebut yang pertama, baru kemudian Dirjen (eselon 1), Direktur (eselon 2) , Kepala Sub direktorat (eselon 3), Kepala Seksi (eselon 4). Oleh karena itu kita perlu bertanya terlebih dahulu jenis-jenis jabatan dan peringkat atau eselonisasinya.
  2. Latar belakang . Sambutan  Ketua Panitia dimulai dengan sekilas cerita tentang latar belakang dan tujuan acara. Bisa dimulai dengan kronologis kegiatan. Misalnya dalam seminar nasional tentang lingkungan hidup:

“ Pada tanggal 10 oktober 2011 lalu beberapa asosiasi di bidang lingkungan hidup mengadakan rapat membahas masalah aktual yaitu mengenai banyaknya tanah longsor dan banjir di musim hujan . Dari rapat inilah kemudian disimpulkan perlunya sebuah forum seminar untuk membahas langkah-langkah kongrit apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Syukur Alhamdulilah, pada hari acara seminar ini dapat kita selenggarakan  dengan melibatkan semua pemangku kepentingan di bidang lingkungan hidup………”

  1. Uraian mengenai keberhasilan acara. Pada bagian ini dapat disampaikan jumlah peserta, tamu undangan, pembicara dan sebagainya. Untuk memberi efek menarik dan dramatis bagi audience, biasanya ketua panitia menjelaskan hal-hal yang di luar dugaan, misalnya sebuah seminar nasional, ternyata ada beberapa peserta dari daerah yang jauh dan terpencil, misalnya dari Papua. Jika ini disebut dan peserta yang dari Papua diminta berdiri, maka peserta akan tertarik dan tepuk tangan.
  2. Penutup dan ucapan terima kasih. Bagian ini menguraikan siapa saja yang ikut berperan dalam kegiatan, misalnya ada sponsor, donator dan lain-lain. Pada bagian akhir sambutan harus disertai ucapan terima kasih kepada sponsor, donatur, pihak yang ikut berperan termasuk tim panitia.

STRUKTUR TEKS PIDATO KETUA ORGANISASI

Kalau Ketua Panitia menjelaskan hal hal teknis seputar acara, Ketua Organisasi menjelaskan gambaran besar mengenai kebijakan dan program kerja yang ujungnya adalah kegiatan yang sedang berlangsung. Itu sebabnya ketua organisasi biasanya menyampaikan kalimat klise yaitu “saya menyambut baik acara ini yang merupakan pelaksanaan dari program kerja organisasi kita tercinta”.

Berikut ini struktur isi sambutan Ketua Organisasi.

  1. Salam pembuka pada hakekatnya sama dengan salam pembuka Ketua Panitia.
  2. Penjelasan singkat mengenai organisasi yang dipimpin. Dalam poin ini  perlu benar-benar dipertimbangkan siapa saja audience-nya. Misalnya seorang Ketua Organisasi Perusahaan Farmasi menyampaikan sambutan pada seminar  nasional dimana semua pesertanya adalah anggota organisasi tersebut. Maka penjelasan mengenai organisasi lebih ditekankan pada keberhasilan organisasi tersebut dalam menjalankan aspirasi anggota.  Lain halnya jika seminar nasional tersebut pesertanya dari berbagai organisasi lain, maka penekanannya adalah bagaimana organisasi perusahaan farmasi tersebut menjalankan perannya untuk lingkungan atau masyakarat. Dengan demikian peserta akan merasa bahwa kehadiran organisasi farmasi ada hubungannya dengan kemajuan ekonomi sosial bagi kelompok  atau organisasi lain atau bagi masyarakat umum. Katakanlah, organisasi farmasi ini tiap tahun menyenggarakan sumbangan obat-obatan untuk orang miskin, melakukan kerjasama dengan para dokter untuk member pengobatan gratis dan sebagainya.
  3. Penjelasan mengenai hubungan kegiatan yang sedang berlangsung dengan kegiatan lain, yang sudah berlalu maupun yang akan datang. Ketua Organisasi perlu memberikan gambaran mengenai program kerja yang sedang dijalankan dan menekankan bahwa kegiatan yang sedang berlangsung adalah salah satu bagian dari program kerja atau merupakan kegiatan yang sangat mendukung keberhasilan implementasi program kerja.
  4. Harapan terhadap acara yang  sedang berlangsung. Ketua organisasi perlu memberikan harapan positif terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Hal ini agar peserta kegiatan maupun panitia dapat menyelenggarakan kegiatan sesuai dengan harapan organisasi.
  5. Penutup dan terima kasih. Jangan lupa, ucapan terima kasih perlu disampaikan juga kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan acara.

Nah,  dengan uraian singkat ini, harapan saya, anda bisa lebih paham perbedaan teks pidato ketua panitia dan teks pidato Ketua Organisasi. Menyusun Teks pidato jadi lebih mudah bukan?

BAMBANG SUHARNO, www.AhliNaskahPidato.com

 

MENYEBUT TAMU VIP DALAM TEKS PIDATO

Sebagai pimpinan organisasi, pejabat maupun ketua panitia, kita perlu cermat dalam menyebut tamu VIP dalam sambutan formal. Ada orang yang tersinggung karena tidak disebut, ada yang tersinggung karena namanya disebut tapi tidak tepat, ada juga yang marah2 karena namanya disebut benar tapi tidak disertai gelar.

Nah, anda perlu mempelajari berikut ini:

1. Siapa saja yang termasuk tamu VIP. Biasanya mereka yang diberi tempat duduk paling depan. cari info nama lengkap dan jabatannya.

2. Apakah tamu VIP beserta istri/suami?Pastikan juga bahwa jika beserta pasangan, mereka berkenan dan akan senang jika disebutkan.

3. Bagaimana urutan penyebutannya. misalnya pejabat pemerintah disebut mulai dari menteri, pejabat eselon I, II, III dan IV atau yang setara. misalkan Dirjen adalah pejabat eselon I, tapi ada juga Kepala Badan Litbang yang juga eselon I. jangan sampai dianggap eselon III.

4. Naskah sambutan harus cermat mencantumkan nama-nama tamu VIP.

semoga bermanfaat.

ahlinaskah pidato 0816.4827590

TRANSKRIP PIDATO SBY YANG BOCOR

Inilah transkrip lengkap pidato Presiden SBY dalam sebuah rapat internal Partai Demokrat pasca-voting APBN-P 2012, menyangkut kenaikan harga BBM yang sebelumnya diberitakan telah bocor.

Disaksikan Tuhan Yang Maha Esa, kita tidak boleh berbohong. Tidak boleh kita memanipulasi. Tidak dibikin begitu atau dibilang begitu jauh dari karakter kita. Saya akan ceritakan apa adanya. Kalau saya ceritakan apa adanya, saya yakin saudara akan lebih bangga lagi menjadi Partai Demokrat. Dan barangkali publik atau rakyat tidak akan mudah percaya, kalau ada banyak pihak yang karena partai kita, atau saya atau Partai Demokrat, seolah-olah Partai Demokrat tidak berbuat apa-apa.

Saya mulai dengan pertemuan dengan semua ketua umum parpol koalisi di Cikeas. Setelah berbicara kurang lebih 2,5 jam, diakhiri dengan konperensi pers, semuanya seolah-olah kompak, bersatu, sama posisi. Meskipun saya sudah punya pengalaman yang panjang (ha..ha..ha.. hadirin tertawa). Oleh karena itu pada saat konperensi pers, saya tidak terlalu cepat mengatakan bahwa koalisi sudah kompak, tidak. Karena sekali lagi pengalaman.

Tetapi proses berikutnya lagi dibangunlah komunikasi secara intens dan disitulah mulai berubah-ubah. Saya telepon lagi, beberapa diantaranya, OK lagi. Setelah tiga hari berubah lagi. Ada partai yang tidak masuk di koalisi kita, mengirim message, sampaikan ke Pak SBY memang partai kami harus begitu, karena ini politik. Tapi nanti akhirnya mendukung. Omong kosong. Tuhan mencatat, menipu. Partai-partai lain juga begitu. Sampai juga yang lain, konsolidaskan begitu-begitu, tidak terjadi. Hanya senang partai kita kalau iya, iya.

Jangan mudah dan sering berbohong. Akan jadi nanti apa yang kita perjuangkan. Kalau mengatakan, kami belum cocok, belum setuju dengan platform kami, lebih baik dibilang dan itu terhormat bagi saya, daripada iya-iya terus sampai saatnya voting berubah total dari janji sebelumnya.

Kembali proses berjalan, terjadi sinergi, pertemuan-pertemuan, kontak-kontak, lobi-lobi, yang seolah-olah menuju rapat paripurna tanggal 30 Maret, koalisi akan kompak dan tidak ada apa-apa.

Saya mendapatkan laporan tiap hari ketika saya berkunjung ke Beijing dan ke Seoul. Tetapi sekali lagi naluri saya mengatakan “Its not that easy”, tidak semudah itu. Sampailah pada tanggal 29 Maret sore hari mendarat di Halim Perdana Kusuma, disambut oleh Wapres, para Menko, dan sejumlah menteri, Panglima TNI, Kapolri, dan lain-lain. Dilaporkan, everything  views to be OK.

Waktu itu, saya tahu perilaku politik, akhirnya ada waktu 1,5 jam rapat di situ, saya sampaikan ketidakperkenanan saya tentang ini itu, perbaiki ini-perbaiki itu.Tetapi tentu ada yang saya simpan, sepertinya belum bulat benar. Mengalir terus, sampailah pada 29 Maret malam banyak sekali dinamika, banyak terjadi. Tapi saya makin tahu, bahwa sebenarnya sebagian dari koalisi kita, bukan hanya satu partai, sebagian dari partai koalisi kita masih ada agenda-agenda tersembunyi. Ada agenda yang lain.

Saya baru pulang dari luar negeri, di luar negeri pun, saya tidak berhenti, kalau pak Albert bisa istirahat 1-2 jam, karena gantian. Kalau saya seminggu, dari pagi siang sore malam, jam 23.00 WIB baru selesai. Tengah malam saya teliti lagi pidato saya, bilateral saya. Biasanya, ke tanah air saya butuh satu hari untuk konsolidasi. Kemarin tidak, begitu tanggal 29 sampai 29 malam sampai jam 03.00 WIB subuh, pagi berangkat lagi.

Tanggal 30-nya, juga sampai jam 03.00 WIB subuh, baru selesai. Nah, yang saya ceritakan adalah liku-liku pada tanggal 30 Maret, mulai pagi, siang dan sore dan malam hari. Di situlah, rakyat medan politik kita, disitulah saya menguji kepribadian, karakter daripara politisi kita.

Melihat gelagatnya yang mestinya presiden tidak harus turun seperti itu, banyak yang pernah menjadi menteri, Pak TB Silalahi, bahkan pernah menjadi menteri era Pak Suharto, presiden tidak sepatutnnya atau sangat jarang untuk hands on, tetapi kemarin saya pimpin langsung. Wah, karena sangat berbahaya kalau sampai UU APBNP 2012 tidak tembus, ekonomi kita bisa sangat terganggu. Dan itu ditunggu oleh mereka (parpol yang menolak kenaikan BBM). Biarkan SBY yang dari Partai Demokrat dengan pemerintahan yang dipimpinnya tidak diberikan tool apa-apa. Tidak diberikan kewenangan UU untuk melakukan segala sesuatunya, di kunci di situ, dan akan collaps.

Sama halnya, tidak boleh menaikkan BBM forever, itu tinggal tunggu saatnya. Kalau tiba-tiba ada gejolak luar biasa, akan collaps. Jadi yang tidak setuju menaikkan BBM, bukan untuk rakyat. Sebuah parpol yang pimpinannya pernah menjadi presiden, juga menaikkan harga BBM. Jadi kali ini bukan untuk rakyat, supaya SBY, pemerintah dan Partai Demokrat jatuh.

Ada juga setuju BBM naik, tapi tidak setuju membantu rakyat miskin, sama saja. Karena begitu kita naikkan BBM, presiden tidak diberikan ruang melalui UU yang ada untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kita dengan social protection, akan terjadi gelombang kemarahan di seluruh Indonesia, karena mereka akan menjerit dan kemudian pemerintah akan dituntut dan akan jatuh juga. Itu semua, silat lidah, talk shownya ke sana kemari, tapi intinya pemerintah diharapkan jatuh secepat-cepatnya. Tentu, tidak seorang presiden pun yang mau dikadali, yang mau dibegitukan dan oleh karena itulah kita (PD) berikhtiar, berupaya dan berjuang.

Saat yang paling akhir lagi adalah kurang 30 menit, saya melalui proses, menelepon diberitahukan ada 3 opsi. Opsi 1, PDIP, Gerindra, Hanura, tolak amandemen pasal 7 ayat 6(a) alias jangan diberikan wewenang untuk menaikkan harga BBM. Opsi 2, opsi partai Golkar yang mematok 15% 6 bulan. Opsi 3, opsi koalisi minus PG dan PKS, yang menetapkan 10% empat bulan. Sedangkan PKS tidak jelas.

Kalau 3 opsi, itu mesti 2 putaran. Kalau 2 putaran, Partai Golkar mengatakan kepada saya, nanti kami abstain di putaran kedua. Siapa yang bisa menjamin. Belum faktor PKS, kemana arahnya, terbukti betul. Tinggal 30 menit, saya harus mengambil keputusan. Dan waktu itu dibawa opsi itu. Pak marzuki Alie sebagai Ketua DPR memberi opsi itu dan siap divoting. Itu detik-detik yang paling menentukan. Kalau dibuka 3 opsi, tadi itu. We will lose, karena banyak sekali orang yang mudah ingkar janji, ingkar kesepakatan.

Kemudian, 6 bulan 15% sebetulnya, sebelumnya ada kesepakatan, 5%, meski pemerintah mengusulkan bukan 5%, Banggar usul 5%, itu terlalu rendah. Kok BBM buru-buru dinaikkan. De facto, sejak Oktober 2011, Indonesia Crude Price (ICP) kita sudah diatas yang ada dalam APBN 2012, kenytaan November, Desember, Januari, Februari, saya belum menaikkan. Oleh rakyat, kok mudah sekali menaikkan BBM, mosok ga ada cara lain.

Meskipun pemerintah 5%, Banggar 5%, tapi politiknya tinggi, saya betul-betul sadar bahwa ini telalu rendah, maka di kantor, kebetulan menteri-menteri yang merepresentasikan parpol ada di situ, pak Wacik di situ. Saya perintahkan bikin antara 10-15%, jadi bukan ide Golkar (tepuk tangan peserta), kami bermain 15%. Meskipun PD masih patuh pada Banggar. Kemudian yang lain 10-15%. Jadi 15% itu bukan monopoli, bukan ide Partai Golkar. Bahkan kesepakatan itu nantinya, menuju 10%, tapi diingkari lagi.

Kemudian sampailah pada titik krusial. Mau 3 opsi atau 2 opsi. Kalau dua opsi, kalau PG dan koalisi bisa jadi satu, PKS lupakan. jadi kalau itu jadi 1, hampir pasti menghadapi di sana menang.Yang harus saya putuskan berapa? Tadinya saya ingin, begini saja deh, 15% tetapi barangkali waktu yang paling tepat 3-4 bulan boleh 3 dan 4 bulan. Sebetulnya PG setuju 15% 3-4 bln, tentu juga PD, PAN, PKB dan PPP. Tetapi begini, internal PG gaduhnya luar biasa, dibenarkan oleh salah satu menteri dari PG. Waktu ketemu 10%, PKS disitu, meski diingkari lagi, diingkari lagi. sudah kompak semua, tapi ingkar, gak nyana, akhirmya kewalahan.

Toh, 15% juga ide kita, ide saya, lantas waktunya tinggal 30 menit, lantas kalau 3 opsi tidak bagus, oleh karena itulah semua yakin, saya telepon Aburizal Bakrie atau Ical (Ketua Umum PG) meskipun pak Ical di Papua, semua ada disitu, berikan waktu kepada saya, saya ingin mengajak berdoa, supaya tidak salah keputusan saya, nanti keputusan saya akan segera kita sampaikan ke DPR. Saya mengajak membaca Al-Fatehah. Yang beragama Islam, memohon kepada Allah. Dalam keadaan seperti ini, memohon pertolongan kepada Tuhan, yang kita harapkan, dan pertolongan itu sungguh datang.

Nah, setelah itu, Bismillah, saya putuskan dua opsi. Perjuangkan, voting naik ke atas. Bismillah. Dan hanya selisih 20 menit, terjadilah. Tampaknya PDIP tidak siap (diikuti tertawa hadirin). PKS memang seperti itu.Kedua, dengan disetujuinya amandemen pasal 7 ayat 6a, itu berarti saya diberikan kewenangan untuk setiap saat manakala ada selisih haga 15% atau lebih baik naik atau turun, dalam waktu 6 bulan berturut-turut, rata-rata, itu diberikan kewenangan melakukan penyesuaian harga. Itu jelas legitimasi dan legalitas.

Sebenarnya, pidato saya setelah rapat paripurna bukan luar biasa, dari dulu juga begitu. Di dunia juga begitu. Presiden lain juga begitu, sejak Suharto. Bu Megawati juga menaikkan. Artinya, kewenangan itu ada di pemerintah, domain eksekutif.

Saudara di DPR jangan semua diborong, itu sistem seperti parlementer, wrong. Ini sistem presidensil, DPR itu hanya menetapkan berapa subsidi. Pemerintah menjaga subsidi tidak melampaui defisit. Bagaimana pemerintah menjaga subsidi? Terserah. Nah kalau semua dikontrol DPR, berarti gak perlu ada lembaga eksekutif. Amat riuh kalau dibawa ke dewan.

PD melakukan pencerahan, meletakkan kembali dasar-dasar ketatanegaraan yang benar. Kita negara kesatuan dengan sistem presidensial, bukan parlementer, dan federal. Oleh karena itulah, tadi malam saya ingatkan gubernur, bupati, walikota, harus memiliki moral dan etika untuk mematuhi yang jadi kebijakan pemerintah. Presiden sesuai UUD 45 memegang pemerintahan. Gubernur/bupati/walikota adalah kepanjangan presiden, keliru hukumnya.

Bupati/walikota memimpin unjuk rasa, melawan membangkang pemerintahnya. Yang menyedihkan, seruan itu datang dari komunitas politik yang di dalammnya juga pernah menjadi presiden (hadirin tepuk tangan….). Bayangkan, kalau itu terjadi, 2014 presiden ganti, seluruh walikota, bupati dan gubernur dari PD melakukan hal yang sama, kayak apa negara kita ini? Menangis rakyat kita. Itu insubordinasi, itu pembangkangan. Itu pemberontakan, itu perlawanan. Itu tidak mencerminkan sistem negara kesatuan. Federal barangkali, ada domain, kekuasaan pada partai tertentu, kita bukan itu.

Kita kembali pada 30 malam sampai dini hari, ini adalah yang terbaik. Saudara menjadi bagaian yang menetapkan yang terbaik (tepuk tangan) Sekarang, apa yang dilakukan agar 30 maret dan 1 April ini, PD bisa mendapatkan peluang dan momentum baru untuk meningkatkan keberhasilan kita dalam perjuangan politik.

Begini, saya berharap ketum dan seluruh jajaran membaca dan memahami isi penjelasan saya tadi malam. Lakukan sesuatu, pemerintah apa, masyarakat apa, maka rakyat akan tahu PD lah yang peduli, PD yang konsisten, PD lah yang tahu apa yang harus dilakukan bersama kedepan menyelamatkan perekonomian kita.

Saya ambil contoh, tadi malam (30 Maret) saya sampaikan ekonomi sebuah negara, itu diharapkan terus tumbuh. Kalau ekonomi tidak tumbuh, negara akan collaps atau stagnan. Bagi negara berkembang, yang kemiskinan makin tinggi, penganggurannya juga biasanya tinggi, pembangunan belum, kalau ekonomi tdk tumbuh, itu berarti masa depan gelap.

Ekonomi harus tetap tumbuh. Nah agar ekonomi tumbuh, maka investasi harus berkembang. Serukan, wahai PD, dimana-mana, di berbagai forum dalam dunia seperti ini, mari kita tingkatkan investasi. Gubernur, bupati, walikota, jangan mengeluarkan aturan yang menghambat investasi. Demikian juga pihak-pihak lain. Kalau disuarakan terus menerus pelaku ekonomi dan dunia usaha akan salut. Jadi Partai Demokrat mengerti apa sumber pertumbuan di negeri ini.

Kedua, soal ekspor, ayo digalakkan industri-industri ekspor supaya ekonomi tumbuh. Berikutnya, govermenting spending, ya APBN itu. Mengapa pembelajaan dan penerimaan penting agar menopang pertumbuhan, ekonomi akan tumbuh kalau masyarakatnya konsumsi barang-barang yang diperlukan, masyarakat bisa beli. PD harus bersuara, dukung langkah pemerintah yang terus meningkatkan gaji PNS, yang terus mendorong peningkatan upah buruh, terus meningkatkan nilai tukar petani, yang terus memberi bantuan prang miskin.

Mengapa pemerintah terus didukung, karena masyarakat punya daya beli, kemampuan daya beli. Kalau PD terus menerus bersama rakyat, maka orang tahu PD mengerti ekonomi, mengerti darimana asalnya pertumbuhan itu. Pertumbuhan juga dilihat dari sektor rill dan moneter, jadi PD sektor riil, jasa, pertanian, teruslah dalam keadaan seperti ini tingkatkan produktivtas daya saing, dan efisiensinya. Moneter, dikelola maka baiklah investasinya, kelola baiklah suku bunga, agar gerak semua itu. maka PD dianggap mengerti itu pertumbuhan.

Pertumbuhan ekonomi kita tinggi, hanya lawan-lawan politik atau orang yang tidak jujur dan jernih hatinya tidak mau mengakui pertumbuhan Indonesia. Tiongkok negara yang paling tinggi pertumbuhannya, tahun ini ditargetkan tumbuh 7,5 persen, India yang selama ini tinggi, ditargetkan 6,9 persen. Sebenarnya APBN 2012 kita menargetkan 6,7 %, karena ada masalah ini kita koreksi menjadi 6,5%. Itu lompatan yg luar biasa melihat India,

Malaysia, Thailand rendah. Kemarin di Seoul, saya diminta bertemu dengan pemimpin negara lain, beliau-beliau yang meminta, bukan saya. Semua minta ketemu dengan kita karena ada peluang kerjasama dengan kita, ekonomi mereka tumbuh dan saya juga ketemu Deputy Prime Minister England. (mla)

SUMBER : Liputan6.com

 

PIDATO PERDAMAIAN

Beberapa hari lalu seorang tokoh masyarakat kirim email ke saya meminta bantuan menyusun text pidato dalam rangka mendamaikan dua pihak yang beseteru. Ini sebuah tantangan bagi saya, tapi sayang sekali saya sedang menggarap naskah lain yang cukup banyak.

Baru sekarang saya bisa menanggapinya melalui tulisan ini. Naskah pidato perdamaian sangat penting dan harus hati-hati dalam menyusun dan menyampaikannya:
Pertama tentu harus mengucapkan terima kasih kepada kedua belah pihak yang sudah hadir untuk tujuan yang sama, yaitu pedamaian.

Kedua, dalam menyampaikan pidato harus benar-benar menonjolkan persamaan dari kedua belah pihak, jangan memunculkan hal-hal yang membuat perbedaan.

Ketiga, tonjolkan masa depan. Kata Peter F Drucker (Pakar manajemen), untuk membuat kemajuan yang berarti kita harus mengabaikan semuanya kecuali masa depan.

Ketiga, sampaikan bahwa semua ini adalah peran kedua pihak, anda adalah perantara saja. Jangan menonjolkan peran diri sendiri.

Keempat, jangan lupa bahwa Tuhan telah memberikan banyak nikmat, mari kita syukuri dengan terus mengembangkan silaturahmi, bekerja keras dan bekerjasama untuk masa depan.

semoga bermanfaat

CONTOH PIDATO PERPISAHAN SEKOLAH

Di Facebook ahli naskah pidato banyak sahabat yang minta tolong menyusun pidato perpisahan sekolah. Berikut ini contoh Pidato Perpisahan Sekolah yang saya ambil dari contohnaskah.blogspot.com dengan sedikit modifikasi. semoga bermanfaat.

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita rahmat, hidayah dan taufik-Nya sehingga kita bisa hadir di tempat ini, guna melaksanakan acara perpisahan kelas … Tahun Ajaran 20.. /20…

Shalawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Allah Muhammad SAW, yang telah menyelamatkan kita dari zaman jahiliyah menuju zaman zakariyah.

Hadirin dan hadirat yang sama berbahagia
Ini adalah hari terakhir bagi kami semua berada di sekolah ini. Namun, segala apa yang telah kami lalui bersama di sekolah ini merupakan kenangan terindah yang tak akan terlupakan. Ada banyak hal yang belum sempat kami lakukan untuk sekolah kami yang tercinta ini. Mudah-mudahan dengan perpisahan ini, bukan berarti kita tidak dapat berperan apa-apa lagi untuk kemajuan seolah ini. Sebagai alumni, kami Insya Allah tetap siap berpartisipasi untuk kemajuan adik-adik kelas kami.

Hadirin yang kami hormati,

Tidaklah mudah bagi kami mengucapkan kata-kata perpisahan. Sesungguhnya kata perpisahan itu tidak ada. Oleh karena itu kami berharap, ini bukan hari perpisahan. Ini adalah hari dimana kami dilepas untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi dengan tetap menjalin silaturahmi.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu guru beserta karyawan sekolah yang telah membimbing kami sehingga kami dapat menuntut ilmu di sekolah ini hingga lulus dengan hasil yang sebaik-baiknya.

Kami mohon maaf jika selama menjadi siswa di sini melakukan hal-hal yang kurang berkenan.

wassalamualaikum ww.

 

PIDATO PENDIDIKAN

Dalam beberapa bulan ini permintaan menyusun pidato tentang pendidikan banyak saya terima. Permintaan kebanyakan via facebook ahli naskah pidato dan ternyata adalah anak sekolah yang sedang mendapat tugas menyusun pidato dari guru di sekolah.

Tentu saja saya tidak melayani permintaan menyusun pidato yang merupakan tugas sekolah, karena itu adalah tugas yang harus mereka kerjakan sendiri.

Namun demikian, untuk membantu para siswa yang mau menyusun pidato, berikut ini sekedar contoh pidato singkat yang dapat dikembangkan sendiri.

PIDATO TENTANG PENDIDIKAN

Saudara-saudara yang kami hormati,

Pendidikan adalah modal utama untuk kemajuan bangsa. Negara kita dapat bersama dan meraih kemerdekaan, salah satunya dan yang paling utama adalah karena masyarakat Indonesia sudah mulai mengenyam pendidikan.

Para tokoh pergerakan kemerdekaan adalah akum terdidik, seperti Bung Karno, Bung Hatta , Syahrir dan lain-lain. Pada waktu itu pemerintah Hindia Belanda menerapkan politik Etis yang memberikan kesempatan kepada kaum pribumi untuk mendapat pendidikan.

Berkat politik ini, lahirlah warga pribumi yang dapat mengenyam pendidikan formal, yang akhirnya ketika dewasa mereka memahami bagaimana strategi yang benar untuk meraih kemerdekaan.

Saudara-saudara yang kami hormati,

Di masa kemerdekaan, pendidikan makin penting karena kemerdekaan membutuhkan tenaga terdidik untuk membangun. Dibutuhkan insinyur, dokter, sarjana hukum, sarjana ekonomi, apoteker, dan sebagainya yang dapat berperan membangun negeri ini.

Apalagi sekarang, persaingan antar negara membutuhkan kaum terdidik yang bukan hanya pintar namun juga kreatif dan mampu menghasilkan karya yang diharga di dalam negeri dan di luar negeri.

Sayang sekali jika tahun 70an hingga 80an banyak negara tetangga menuntut ilmu di negeri kita, kini sebaliknya, banyak warga kita yang belajar ke negara tetangga. Ini pertanda bahwa negara tetangga lebih maju dalam mengelola pendidikan.

Mari kita instrospeksi untuk dapat memperbaiki sistem pendidikan kita sehingga kita dapat mengembangkan pendidikan berkualitas.

 

salam.

 

 

TEKS PIDATO CALON PRESIDEN 2014

Seperti apakah kira-kira teks pidato para Calon Presiden RI pada Pemilu 2014? Tentu sejak sekarang mereka sudah mempersiapkan bagaimana teks pidato mereka.

Para Capres perlu memahami bagaimana para pemilih Indonesia saat ini. Masyarakat makin terdidik dan kritis. Mereka tidak lagi suka dengan bahasa yang klise. Masyarakat juga perlu visi pemimpin yang jelas, yang mampu menangkap harapan masyarakat dengan bahasa sederhana , dengan solusi yang jelas dan mengajak partisipasi masyarakat, bukan menyelesaikan masalah berdasarkan kecerdasannya sendiri. Maka pidato para Capres hendaknya mampu menangkap harapan calon pemilih.

Berikut ini beberapa teks yang menyebalkan para calon pemilih.

1. Saya akan berjuang untuk kedaulatan rakyat Indonesia. Saya akan mengusahakan kesejahteraan rakyat, memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. (pemilih akan bertanya-tanya: bagaimana caranya? semua orang juga bisa bicara begitu, nyatanya setelah menjabat sama saja!)

2. Pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bersama-sama mengusahakannya. (pertanyaan pemilih: lalu tanggung jawab anda apa? kalau sesuatu dianggap tanggungjawab bersama, itu artinya tidak ada yang bertanggung jawab!)

3. Saya berjanji akan bekerja sebaik-baiknya untuk menegakkan hukum berdasarkan UUD 45. (ini kata-kata yang tidak jelas)

dan lain-lain

 

Kehilangan Koin Penyok

Memasuki tahun baru 2012, pasti banyak kenangan menarik sepanjang tahun 2011, baik suka maupun duka. Seorang kawan yang “pernah sukses” beternak ayam di Jawa Tengah belum lama ini bertemu saya untuk menyatakan “kapok” menjadi peternak ayam karena mobil dan rumahnya ludes gara-gara ayam.
Ia memulai usahanya dari nol  kemudian selama beberapa tahun, usaha ayam broiler berkembang pesat hingga ia dapat membeli rumah dan kendaraan. Sebuah prestasi yang membanggakan keluarga. Ketika terjadi gejolak harga, dimana selama beberapa bulan harga jual ayam di bawah biaya produksi, “cadangan devisanya” tak sanggup menutupi kerugian. Hutang ke pemasok sarana produksi makin membengkak hingga ia tak sanggup lagi melanjutkan. Ia memilih berhenti dan segera melunasi hutangnya dengan menjual rumah dan mobil. Ia kembali ke nol, bahkan minus. Setelah itu ia memutuskan untuk merintis usaha baru yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan peternakan. “Dulu saya nggak punya rumah, sekarang kembali seperti semula. Tidak apa-apa, semua harta kan titipan saja. Saya harus bangkit lagi,” katanya dengan nada bijak.
Ada pula cerita lain lagi. Seorang sahabat yang tinggal di Jakarta rumahnya kemalingan dua hari berturut-turut. Hari pertama di waktu magrib, sepeda motor lenyap dibawa maling yang menyelinap ke halaman rumah ketika satu keluarga sholat berjamaah di rumah. Malam berikutnya mobil yang diparkir di garasi yang tertutup dan terkunci, dibawa maling, entah dengan teknik apa. “Untungnya” kedua kendaraan itu full asuransi.  Meskipun prosedur asuransi sangat berbelit-belit, akhirnya ia mendapatkan klaim asuransi sesuai perjanjian. Sebuah pengalaman kehilangan yang pasti sulit dilupakan.
Bicara soal kehilangan, saya menyukai kisah tentang kehilangan koin penyok. Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan bagaimana cara memenuhi kebutuhan pokok untuk keluarganya.
Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, sedangkan istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanan kali inipun akan membawa keberuntungan, berupa pekerjaan.
Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Merasa penasaran, ia membungkuk dan mengambilnya.
“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.
“Sebaiknya koin ini Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller bank memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.
Begitu senangnya, ia mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk keluarganya. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, ia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.
Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.
Terlihat keraguan di mata laki-laki itu, dan pengrajin mebel itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dengan hati bahagia ia segera membawanya pulang. “Pasti istriku bahagia sekali hari ini,” pikirnya.
Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang dengan mengantongi uang 250 dollar. “Uang ini dapat untuk membeli lemari dan beberapa keperluan lainnya. Istriku akan senang sekali,” kata lelaki itu dalam hati.
Di pintu desa dekat rumah dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. “Terima kasih Tuhan, Engkau memberikan keberuntungan yang luar biasa hari ini,” ujar lelaki itu  sambil mengamati rejeki nomplok 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.
Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik-baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”
Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.
Dalam satu hari, lelaki ini mengalami peristiwa dari nol kembali ke nol. Ia sadar bahwa semula ia tak memiliki apa-apa. Jika ia berpikir telah kehilangan 250 dollar, ia pasti merasa sangat sedih, tapi karena yang ia pikirkan koin penyok, perasaannya menjadi lebih ikhlas.
“Bila kita sadar bahwa kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?” kata GW Burns dalam buku The Healing Stories.
Salam sukses.***
Telah terbit buku kumpulan artikel motivasi dan refleksi “Jangan Pulang Sebelum Menang”. Dapatkan di Gramedia, atau pesan ke GitaPustaka, telp: 021.7884  1279.

PIDATO MEWAKILI WISUDAWAN

 

Assalamualaikum wr wb

Salam sejahtera untuk kita semua,

Bapak rektor yang terhormat

Para dekan yang terhormat

Para kepala jurusan

Utusan senat mahasiswa

‘para tamu undangan yang berbahagia,

 

Hari ini adalah puncak dari sebuah proses perjalanan kami mendaki gunung ilmu di sebuah universitas yang saya banggakan. Syukur alhamdulilah, setelah menempuh berbagai ujian, akhirnya hari ini kami secara resmi dapat menyandang gelar sarjana.

Bagi kami, ini adalah akhir sebuah perjalanan menuntut ilmu, namun ini juga merupakan awal sebuah langkah dalam memasuki dunia baru, yaitu dunia karir.

Kami belum dapat membayangkan apa yang akan kami hadapi kelak, karena pasti di depan sana kami akan menghadapi ujian yang sangat berbeda dengan ujian yang ada di kampus. Kami mulai hari ini memasuki universitas yang baru yaitu universitas kehidupan.

Oleh karena itulah, kepada segenap pimpinan universitas dan fakultas, kami berharap, meskipun kami bukan mahasiswa lagi, kami ingin tetap menjadi keluarga kampus tercinta ini.

……………………………………..

………………………………………………

contoh pidato wisudawan

Bambang Suharno

wakil wisudawan

 

 

ISI POKOK SAMBUTAN PANITIA

Banyak ketua panitia sebuah kegiatan kesulitan menyusun naskah sambutan. Ada yang terlalu panjang ada yang terlalu pendek. Kerap kali isinya malah mirip dengan sambutan pejabat yang akan membuka acara. Padahal, ketua panitia tugasnya menyampaikan :

1. Maksud dan tujuan acara berlangsung
2. siapa saja yang diundang dan yang hadir pada hari itu.
3. Bagaimana susunan acara dan kenapa susunannya seperti itu.
4. Apa yang diharapkan hadirin dalam acara ini.
5. Siapa pendukung dan sponsor acara ini.
6. Permintaan terhadap pejabat organisasi untuk membuka acara (jika diperlukan).

So, nggak usah bingung kan?

Proudly using Dynamic Headers by Nicasio WordPress Design