Tag Archive for naskah pidato

PERLUNYA TRAINING PIDATO

Apakah naskah pidato yang baik dijamin bisa menarik audiens? Jawabnya tidak. Hal ini karena naskah yang baik perlu disampaikan dengan baik. Jadi bagi Anda yang yang sudah memiliki naskahpidato yang baik, perlu memastikan bahwa Anda sudah mampu menyampaikan naskah pidato ke publik dengan baik.

Itu sebabnya selain memberikan jasa penyusunan naskah pidato, kami juga siap membantu Anda memberikan bimbingan atau training privat tentang kiat praktis menyampaikan pidato.

Materi meliputi bagaimana cara menguasai audiens, intonasi pidato, cara membuat audiens menyimak pidato kita dan berbagai kiat lainnya. Materi training disertai simulasi pidato dengan menggunakan naskah pidato yang sudah kami susun.

Anda yang berminat silakan email ke ahlinaskahpidato@gmail.com hp/wa 0816 482 7590

 

 

Pelajaran dari Pidato “Kasar” Ahmad Dhani

Ahmad Dhani saat ikut aksi 4 nov 2016

Tanggal 4 November 2016 menjadi momen penting bagi Indonesia, yakni adanya aksi damai masyarakat memprotes Basuki Cahaya Purnama alias Ahok yang diduga menistakan Al Quran dan ulama pada sebuah acara di Kepulauan Seribu.

Ada satu hal menarik, yakni informasi mengenai pidato artis terkenal Ahmad Dhani yang mengucapkan kata-kata kasar pada presiden Jokowi. Kita bisa belajar dari pengalaman ini. Read more

MENYUSUN TEKS PIDATO : MENGAPA ANDA PERLU SAYA ?

teks naskah pidato Bambang suharno AhliNaskahPidato.com. Begitu banyak pejabat, tokoh masyarakat, politisi, pimpinan organisasi, eksekutif perusahaan membuang banyak waktu dan biaya untuk kegiatan menyusun naskah pidato.

Hari ini saya menyampaikan kabar baik untuk anda, bahwa mulai hari ini, anda tidak perlu membuang-buang waktu untuk menyusun naskah pidato sendiri. Saya tahu, besok, atau minggu depan atau bulan depan, anda pasti sangat sibuk karena diundang ke acara seremonial dan diharapkan memberi pengarahan atau sambutan. Anda sendiri di kantor harus memberi pengarahan ke staf dan memimpin sejumlah meeting

Semua kegiatan itu membutuhkan dukungan naskah pidato yang profesional.

Bagaimana anda yakin pidato atau sambutan yang akan anda sampaikan benar-benar sesuai dengan harapan audience?

Read more

Belajar Dari Naskah Pidato dan Cara Pidato Presiden Jokowi di APEC 2014 Tiongkok

Artikel berikut ini saya kutip dari presentasi.net

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) membuat headline di berbagai media ketika tampil dalam forum APEC CEO Summit, 10 November 2014 di Tiongkok. Presiden Jokowi adalah satu diantara sedikit pemimpin negara dunia yang mendapat kesempatan khusus untuk berbicara di forum yang juga dihadiri ratusan CEO perusahaan-perusahaan di dunia.

Tidak seperti yang diduga banyak orang, Presiden Jokowi tidak sekedar memberikan pidato, melainkan melakukan presentasi lengkap dengan slide yang visual sesuai kaidah presentasi yang baik. Dia juga memaparkan presentasinya tanpa teks.

Dalam tulisan berikut ini, saya akan membedah presentasi Presiden Jokowi dan apa yang dapat kita pelajari dari presentasi tersebut. Sebelum Anda membaca ulasan lengkapnya, silakan saksikan terlebih dahulu video berdurasi 13 menit di bawah ini untuk mendapatkan gambaran dan suasana langsung bagaimana presentasi tersebut disampaikan.

Anda juga bisa mendownload video presentasi dan transkrip berbahasa Inggris untuk referensi. Klik kanan lalu save as.

>> Download Video Presentasi Presiden Jokowi di APEC 2014 (SD) – 41 MB>> Download Transkrip Pidato dan Presentasi Presiden Jokowi di APEC 2014 dalam bahasa Inggris – PDF

Read more

NASKAH PIDATO JOKOWI PADA PELANTIKAN PRESIDEN 20 OKTOBER 2014

Banyak orang yang mencari-cari naskah pidato Jokowi saat dilantik sebagai Presiden RI seperti apa? Berikut ini naskah lengkap pidato Jokowi. Simak bagian-bagian penting dari pidato tersebut.
naskah pidato pelantikan JokowiAssalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Damai Sejahtera untuk kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya
Yang saya hormati, para Pimpinan dan seluruh anggota MPR,
Yang saya hormati, Wakil Presiden Republik Indonesia,
Yang saya hormati, Bapak Prof Dr. BJ Habibie, Presiden Republik Indonesia ke 3, Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden Republik Indonesia ke-5, Bapak Try Sutrisno, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-9,
Yang saya hormati, Bapak Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Republik Indonesia ke-6, Bapak Prof Dr Boediono, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-11
Yang saya hormati, ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid,
Yang saya hormati, rekan dan sahabat baik saya, Bapak Prabowo Subianto.
Yang saya hormati Bapak Hatta Rajasa
Yang saya hormati, para pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara,
Yang saya hormati dan saya muliakan, kepala negara dan pemerintahan serta utusan khusus dari negara-negara sahabat,
Para tamu, undangan yang saya hormati,
Saudara-saudara sebangsa, setanah air,
Hadirin yang saya muliakan,
Baru saja kami mengucapkan sumpah, sumpah itu memiliki makna spritual yang dalam, yang menegaskan komitmen untuk bekerja keras mencapai kehendak kita bersama sebagai bangsa yang besar.
Kini saatnya, kita menyatukan hati dan tangan. Kini saatnya, bersama-sama melanjutkan ujian sejarah berikutnya yang maha berat, yakni mencapai dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Saya yakin tugas sejarah yang berat itu akan bisa kita pikul bersama dengan persatuan, gotong royong dan kerja keras. Persatuan dan gotong royong adalah syarat bagi kita untuk menjadi bangsa besar. Kita tidak akan pernah besar jika terjebak dalam keterbelahan dan keterpecahan. Dan, kita tidak pernah betul-betul merdeka tanpa kerja keras.
Pemerintahan yang saya pimpin akan bekerja untuk memastikan setiap rakyat di seluruh pelosok tanah air, merasakan kehadiran pelayanan pemerintahan. Saya juga mengajak seluruh lembaga Negara untuk bekerja dengan semangat yang sama dalam menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Saya yakin, Negara ini akan semakin kuat dan berwibawa jika semua lembaga negara bekerja memanggul mandat yang telah diberikan oleh Konstitusi.
Kepada para nelayan, buruh, petani, pedagang bakso, pedagang asongan, sopir, akademisi, guru, TNI, POLRI, pengusaha dan kalangan profesional, saya menyerukan untuk bekerja keras, bahu membahu, bergotong rotong. Inilah, momen sejarah bagi kita semua untuk bergerak bersama untuk bekerja…bekerja… dan bekerja

Read more

Debat Capres dan Cawapres Jokowi-Jusuf Kala dan Prabowo-Hatta Rajasa

Prabowo-JokowiDalam bulan Juni dan awal Juli 2014 ini acara TV yang paling menarik bagi sebagian besar warga Indonesia adalah debat Calon presiden dan calon wakil presiden.

Dalam beberapa kali debat Capres, kelihatan perbedaan karakteristik Prabowo dan Jokowi. Prabowo cenderung menyampaikan impian besar menjadi Indonesia yang bermartabat, sedangkan Jokowi ingin menunjukan langkah konkrit yang akan dilakukan kelak kalau menjadi presiden.

..klik di sini untuk info lengkap

TEKS NASKAH PIDATO SAMBUTAN KETUA UMUM ASOHI PADA SEMINAR NASIONAL

Berikut ini teks naskah sambutan Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) pada pembukaan seminar nasional Feed Additive , Rabu 7 mei 2014. silakan disimak urut-urutan teks naskah pidatonya. Semoga bermanfaat. …Klik di sini untuk baca teks lengkap

BENARKAH PIDATO BERAPI-API PRABOWO, MEGAWATI, SURYA PALOH CUKUP EFEKTIF MEMPENGARUHI PUBLIK?

Prabowo Subiyanto

Ya, benarkah pidato berapi-api yang dulu dilakukan orator Bung Karno, kini efektif mempengaruhi audiens? Menurut saya, saat ini masyarakat berbeda dengan era tahun 1945an dimana saat itu dibutuhkan pemimpin yang benar-benar mengajak masyarakat bersatu padu untuk mempertahankan kemerdekaan. Musuh utama saat itu adalah penjajah belanda yang berminat kembali merebut Indonesia setelah Indonesia menyatakan kemerdekaan.
Read more

DELAPAN KESALAHAN DALAM BERPIDATO

Setidaknya ada 8 kesalahan yang sering terjadi dalam berkomunikasi termasuk ketika berpidato:

  1. Berbicara terlalu cepat dan kurang jelas.
  2. Menyampaikan informasi yang serampangan/tidak teratur
  3. Menganggap orang lain sudah mengerti maksud dan tujuan yang diinformasikan.
  4. Waktu menyampaikan informasi tidak tepat.
  5. Pemberi informasi menempatkan diri lebih tinggi dari penerima informasi.
  6. Menyampaikan informasi terlalu banyak
  7. Informasi yang diajukan terasa tidak adil.
  8. Informasi yang disampaikan mengandung segi negatif

semoga bermanfaat.

 

 

 

PIDATO HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2013

Pidato Hari Pendidikan Nasional
 
assalamualaikum wr. wb.
 
Hadirin yang kami hormati,
Tanggal 2 Mei ini adalah hari yang sangat penting bagi Bangsa Indonesia karena tanggal inilah kita menetapkan Hari Pendidikan 
 
pidato pendidikan

Ki Hajar Dewantara

Nasional, sekali lagi Hari Pendidikan Nasional. Sesungguhnya kita semua menyadari bahwa pendidikan adalah modal utama kemajuan 

 
bangsa. Semua rakyat indonesia tidak boleh tidak berpendidikan.Kita paham bahwa negara bertanggung jawab terhadap pendidikan 
 
masyarakatnya.
 
Dan kita melihat saat ini sekolah mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi sudah ada di berbagai kota di Indonesia. Waktu Indonesia baru 
 
merdeka, pemerintah hanya punya Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada. UI berlokasi di Jakarta (UI Jakarta), ada yang di 
 
Bogor (UI Bogor) dan di Bandung UI Bandung.
 
UI Bogor menjadi IPB, UI Bandung menjadi ITB. Lihatkan kini, di Jakarta ada raturan PT, demikian pula di kota lainnya.
 
Dulu masyarakat begitu bangga menjadi sarjana karena dengan ijasah kesarjanaan akan berpeluang menjadi pimpinan di pemerintahan dan 
 
BUMN. Tahap berikutnya para sarjana bangga menjadi profesional di perusahaan multinasional. Kini sarjana adalah prestasi biasa.
 
Hadirin yang kami hormati,
 
Mari kita renungkan, makin banyak sekolah, tawuran antar pelajar makin banyak. Bukan hanya pelajar, mahasiswa yang semula dipandang 
 
dengan panutan, kini ikut-ikutan sebagai pelaku tawuran juga. Sungguh menyedihkan. Kriminal pelajar dan mahasiswa juga lama-lama 
 
menjadi hal biasa.
 
Bukan hanya pelajar dan mahasiswa. Kita sering membaca berita, dosen menjadi penjiplak karya ilmiah, dosen memalsukan gelar dan 
 
sebagainya.
 
Jadi , apa yang bisa kita banggakan dari pendidikan kita yang makin modern? Hampir tidak ada. Ini karena makna pendidikan sudah 
 
berubah. Orang tua mengirim anaknya ke sekolah agar mendapat ilmu banyak, Anak dipaksa untuk mendapat nilai bagus. akibatnya 
 
pelampiasan anak adalah ingin kebebasan.
 
Hadirin yang kami hormati,
 
Kini kita perlu memaknai pendidikan bukan sekedar belajar. Juga bukan sekedar sekolah. Yang justru tak kalah pentingnya adalah 
 
pendidikan oleh orang tua di rumah. Wahai orang tua, janganlah kalian hanya menitipkan anak di sekolah, sementara kalian hanya 
 
bekerja tanpa memperhatikan perkembangan anak.
 
Kini saatnya Hari pendidikan dimaknai sebagai pendidikan di rumah dan di sekolah.
 
Marilah kita peringati Hardiknas ini dengan mulai meningkatkan mutu pendidikan di rumah. Untuk urusan pendidikan di sekolah, biarlah 
 
para ahli bersama pemerintah yang memikirkannya.
 
Demikianlah sambutan ini saya sampaikan, semoga bermanfaat.
 
Jakarta, 2 Mei 2013
 
 
Bambang Suharno
 
Proudly using Dynamic Headers by Nicasio WordPress Design