0816 482 7590. Ahli dan berpengalaman menyusun teks naskah pidato dan sambutan, ahlinaskahpidato@gmail.com

Pidato Kemenangan Jokowi di Borobudur

TEMPO.CO, Jakarta – Euforia kemenangan sungguh terasa di Posko pemenangan Jokowi-Basuki di jalan Borobudur 22, Menteng, Jakarta Pusat. Ribuan relawan dan pendukung Jokowi meneriakan yel-yel Jokowi-Basuki, bernyanyi dan berorasi menyusul kemenangan Jokowi dan Basuki dalam penghitungan cepat (quick count).

Sebuah layar putih besar dipasang di sisi kiri posko sementara dua spanduk raksasa Jokowi dan Basuki terpasang di halaman posko. Lagu “We Are the Champions,” terdengar di posko kemenangan. Para relawan juga menyanyikan lagu nasional seperti “Bagimu Negeri” serta lagu Rhoma Irama yang berjudul “Hentikanlah.”

Saat Jokowi tiba di posko kemenangan sekitar jam 15.00 para relawan berlomba-lomba mendekati Jokowi, aksi dorong pun tak terelakkan. Jokowi yang hendak masuk ke ruang VVIP pun mengalami kesulitan karena terhambat oleh relawan yang terlalu antusias.

Dalam pidato ”kemenangan” pertamanya, Jokowi mengucapkan terima kasih pada seluruh warga Jakarta karena pemilihan gubernur DKI Jakarta akhirnya telah berlangsung dengan jujur, adil, dan transparan. Ia tidak hanya berterima kasih pada pendukungnya tapi juga berterima kasih pada pendukung rivalnya, Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. “Saya berterima kasih pada seluruh relawan, gerilyawan dan partai yang telah bekerja keras,” kata Jokowi di Posko Pemenangan, Menteng, Kamis, 20 September 2012.

Jokowi mengajak seluruh warga Jakarta termasuk pendukung Foke-Nara untuk sama-sama bekerja keras membangun kota Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengucapkan terima kasih pada tim pemenangan kampanye yang dipimpin oleh Boy Sadikin karena telah berhasil mengantarkan kemenangan.

Sambil menunggu proses administrasi, Jokowi berjanji akan tetap melakukan kunjungan ke kampung-kampung, persis seperti yang ia lakukan selama kampanye. “Menunggu penetapan KPUD, saya akan jalan ke kampung-kampung, yang belum saya kunjungi akan saya kunjungi,” katanya.

Sejalan dengan kemenangannya, Jokowi mengaku dirinya akhirnya sakit pada hari kemenangannya. “Telah hampir 5-6 bulan bekerja tidak ada capeknya tapi hari ini bener-benar saya pilek. Tadi saya lupa bawa minyak kayu putih,” katanya.

ANANDA W. TERESI

sumber: http://www.tempo.co/read/news/2012/09/20/228430876/Pidato-Kemenangan-Jokowi-di-Borobudur-22

One comment

  1. Cida says:

    liat saja bsk panwaslu banci tow ga..yg satu nybaer sara dan spanduk sara cuma ditindaklanjuti doank..yg satunya dg smangat dproses..Liat besok dulu dputaran I fokebanggain betawi tp skrngkmana betawi?dibuangya.hahaha,2 KERA ngakunya BETAWI padahal foke itketurunan jawa-betawi dannara kturunan pemalang drjawa jg…stlah betawi ga bsjunjung foke dptaran I gantilg banggain Islam pdhl fokesekolah aja ga dimadrasahmlainkan di kanisius,ntr kldah menjabat,dibuang kykBetawi..hahaha..Penyesalanakan datangbelakangan..Anehkan sikapFoke wkt ptran I danII..Sadarlah kalian..Jokowi sjak ptaran I-II diabanggain rakyatmenyerahkan smuaharapan dia menjadiGubernur kepadaRakyat..inilah pembelajaranPolitik yg baik..DukungJokowi yg telahmengajarkan kitamemandang politikbadwordfilter(“382876370741113419”);

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly using Dynamic Headers by Nicasio WordPress Design