0816 482 7590. Ahli dan berpengalaman menyusun teks naskah pidato dan sambutan, ahlinaskahpidato@gmail.com

Debat Capres dan Cawapres Jokowi-Jusuf Kala dan Prabowo-Hatta Rajasa

Prabowo-JokowiDalam bulan Juni dan awal Juli 2014 ini acara TV yang paling menarik bagi sebagian besar warga Indonesia adalah debat Calon presiden dan calon wakil presiden.

Dalam beberapa kali debat Capres, kelihatan perbedaan karakteristik Prabowo dan Jokowi. Prabowo cenderung menyampaikan impian besar menjadi Indonesia yang bermartabat, sedangkan Jokowi ingin menunjukan langkah konkrit yang akan dilakukan kelak kalau menjadi presiden.

Pendukung Prabowo mengatakan, itulah ciri seorang pemimpin yaitu berani mempunyai impian besar. Sedangkan pendukung Jokowi menegaskan, Jokowi seorang eksekutor yang handal. Ia tahu langkah apa yang akan dilakukan dengan cepat dan kongkrit, tidak di awang-awang.
Pendukung Prabowo mengatakan, Prabowo adalah leader (pemimpin) sejati, Jokowi hanyalah manager. Terlihat dari apa yang diucapkannya, Prabowo berpikir besar, jokowi bicara tentang hal-hal mikro, soal manajemen.

Sebaliknya pendukung Jokowi mengatakan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang sudah teruji menjalankan program dengan cekatan dan dengan keberhasilan yang mengagumkan. Dan itu hanya ada di pasangan Jokowi JK. Jokowi dapat memindahkan pedagang pasar tradisional di Solo dengan aman dan tanpa pentungan, dapat menata pasar Tanah Abang (yang puluhan tahun semakin semrawut) tanpa gejolak, dapat menciptakan bendungan Ria Rio yang semula kumuh dan penuh nestapa, menjadi taman yang indah.

Begitupun JK (Jusuf Kala), seorang negosiator handal yang bergerak sangat cekatan di usianya yang senja. Ia berhasil menangani perdamaian Aceh yang sudah puluhan tahun bersimbah darah, menangani perdamaian di Poso, menjalankan perubahan cepat dari kultur bahan bakar minyak tanah menjadi gas di jutaan keluarga Indonesia, membangun Bandara Sultan Hasanudin Makasar dengan tingkat efisiensi anggaran yang tinggi- proses pembangunan cepat dan dilakukan olah ahli dalam negeri, berhasil menangani kekurangan listrik, menjadi Ketua PMI dengan kreativitas donor darah di mall, kantor-kantor dan sebagainya yang sebelumnya tidak terpikirkan pemimpin sebelumnya, dan sebagainya.

Pendek kata, debat Capres tampaknya tidak merubah posisi para pendukung keduanya. Berdebat seperti apapun, pendukungnya tetap pasa posisi mereka. Para pendukung hanya ingin mengatakan, pilihannya tidak salah.

Bagaimana dengan Depat Cawapres? Dampaknya mungkin sama saja, bagi para pendukung fanatik. Yang perlu dicermati, dari segi “ahli naskah pidato” adalah persiapan apa yang mereka lakukan untuk menyajikan opini yang baik buat para pendukungnya, dan sebagian pemirsa yang masih ragu-ragu.

Jusuf Kala (JK) punya segudang pengalaman baik sebagai pengusaha yang terbiasa gerak cepat, maupun sebagai Menteri dan Wapres. Meskipun pengalamannya demikian banyak, sebaiknya JK menyiapkan diri membuat penyajian visi misi yang jelas, yang harus seiring dan seirama dengan Jokowi.

Hatta Rajasa yang mantan Menko Perekonomian, tentunya mempersiapkan diri sebaik-baiknya mengingat lawan debatnya adalah seniornya. Ia harus menyiapkan jawaban atas “pertanyaan nakal” JK, misalnya tentang kebocoran 1.000 triliun yang diungkapkan Prabowo, permasalahan kekurangan energi listrik yang di era JK dapat ditangani dengan cepat. Atau tentang subsidi BBM yang kian membebani APBN. Jika Hatta dapat  menjawab dengan cerdas, publik tentunya akan salut dengan Hatta.

Demikian pun JK, biasanya dalam berkomunikasi ia berbicara terlalu cepat, sehingga cenderung kurang jelas. Kemungkinan karena kebiasaan biacaranya seperti itu, atau karena idenya yang begitu cepat melebihi kemampuan orasinya. Ia perlu memperbaiki cara bicaranya agar lebih mudah ditangkap public.

Hal lain adalah keduanya sebaiknya tidak saling serang. Bertanya dan menyajikan kritik dengan santun tampaknya lebih membuka pikiran pemirsa yang saat ini masih belum menentukan pilihannya.

 

Salam sukses

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly using Dynamic Headers by Nicasio WordPress Design