Archive for INFO AKTUAL

Jawaban Jokowi Mestinya Begini

Minggu malam 16 September 2012 saya menyimak debat Calon Gubernur DKI yang disiarkan Metro TV secara live, antara sang incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dengan sang penantang Jokowi-Basuki.

Debat berlangsung seru dan panas. Yang paling menarik adalah ketika Foke dipersilakan memberi pertanyaan kepada Jokowi. Pertanyaan Foke tajam menohok. “Pak Jokowi, ketika di Solo, anda bicara bahwa hati anda untuk rakyat Solo. Sekarang di jakarta, anda mengatakan hati anda untuk rakyat Jakarta. sebenarnya ada apa nih? Saya bukan orang Jawa tapi saya tahu bagi orang jawa Roso itu sangat penting”, begitu kurang lebih pertanyaan Foke ke Jokowi.

Sangat mungkin Jokowi belum siap menerima pertanyaan seperti itu, sehingga jawabannya meski bisa dikatakan benar tapi belum menjawab esensi pertanyaannya. Jawaban Jokowi adalah ” karena undang-undang memperbolehkan saya mencalonkan diri sebagai Gubernur, apa salahnya saya ingin meningkatkan karir”.

Untung saja Foke tidak membalas dengan pertanyaan,” berarti pak Jokowi jika ada kesempatan lagi, nanti tahun 2014 akan mencalonkan diri jadi Presiden?”

Jika saja pertanyaan kedua ini disampiakan Foke, hampir pasti Jokowi agak gelagapan.

Padahal ada jawaban yang paling pas untuk pertanyaan Foke. Jokowi bisa menjawab sbb:

“Pak Foke yang terhormat, ketika saya mau mencalonkan diri jadi Gubernur saya sudah minta pendapat ke warga Solo. Mereka mengatakan ikhlas dan bangga jika saya bisa jadi Gubernur DKI. Mereka ikut mendoakan saya untuk menjadi Gubernur DKI. Jadi apa yang salah lakukan adalah amanah warga Solo. Nah, untuk itu kini hati saya tentu saja untuk kemajuan warga DKI agar warga DKI maupun Solo bangga atas prestasi saya kelak jika mempimpin DKI.”

Jawaban ini lebih bijak dan sangat mengena. Sayang sekali Jokowi lupa akan hal ini.

 

 

 

 

PIDATO KENEGARAAN SBY 16 AGUSTUS 2012

Sebagaimana biasanya setiap tanggal 16 Agustus, Presiden SBY menyampaikan pidato kenegaraan di depan DPR. Pidato yang berlangsung setahun sekali ini dianggap sebagai salah satu pidato penting sehingga disiarkan langsung TVRI dan sebagian televisi swasta.

Mungkin karena bulan Puasa, khusus untuk agustus tahun 2012, Pidato presiden SBY dibagi dua bagian, yaitu pidato kenegaraan berlangsung pagi hari dan Pidato tentang Rancangan APBN tahun 2013 berlangsung jam 8 malam.

Anda yang mau membaca secara lengkap naskah pidato kenegaraan Presiden SBY silakan Klik Di sini

Sedangkan untuk membaca Teks Pidato Rencana APBN 2013 silakan klik di sini.

PIDATO HASYIM MUZADI DI SIDANG PBB DI JENEVA

Naskah Pidato mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH HAsyim Muzadi beredar luas melalui pesan berantai BlackBerry Messenger dan media sosial seperti Facebook dan blog.

Pidato yang heboh itu berisi pandangan mantan pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mengenai sejumlah isu kontroversial seperti Ahmadiyah, toleransi antarumat beragama, Gereja Yasmin, Lady Gaga, Irshad Manji, dan perkawinan sejenis.

“Pidato itu beredar di seluruh jagad raya. Saya dapat (pesan berantai) dari mana-mana,” kata Ali Mukhtar Ngabalin, Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Senin (4/6/2012), kepada TRIBUNnews.com.

TRIBUNnews.com, yang menerima beberapa pesan berantai itu pagi ini, coba menelusuri di Google dengan kata kunci “pidato Hasyim Muzadi”.

Beberapa halaman akun Facebook dan blog memuat pidato Hasyim Muzadi tersebut, yang isinya persis sama dengan pesan berantai di BBM.

Hasyim Muzadi sendiri telah mengonfirmasikan isi pidato ini.

Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai teks pidato Hasyim Muzadi:

KH. Hasyim Muzadi, Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU  ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

“Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.

Kalau yg dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali kesana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI , Polri, Imam Masjid berguguran tidak ada yang bicara HAM ? Indonesia lebih baik toleransinya dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari Denmark, Swedia dan Norwegia, yg tidak menghormati agama, karena disana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhirnya kembali kepada Bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme”.

sumber: tribunnews.com

TRANSKRIP PIDATO SBY YANG BOCOR

Inilah transkrip lengkap pidato Presiden SBY dalam sebuah rapat internal Partai Demokrat pasca-voting APBN-P 2012, menyangkut kenaikan harga BBM yang sebelumnya diberitakan telah bocor.

Disaksikan Tuhan Yang Maha Esa, kita tidak boleh berbohong. Tidak boleh kita memanipulasi. Tidak dibikin begitu atau dibilang begitu jauh dari karakter kita. Saya akan ceritakan apa adanya. Kalau saya ceritakan apa adanya, saya yakin saudara akan lebih bangga lagi menjadi Partai Demokrat. Dan barangkali publik atau rakyat tidak akan mudah percaya, kalau ada banyak pihak yang karena partai kita, atau saya atau Partai Demokrat, seolah-olah Partai Demokrat tidak berbuat apa-apa.

Saya mulai dengan pertemuan dengan semua ketua umum parpol koalisi di Cikeas. Setelah berbicara kurang lebih 2,5 jam, diakhiri dengan konperensi pers, semuanya seolah-olah kompak, bersatu, sama posisi. Meskipun saya sudah punya pengalaman yang panjang (ha..ha..ha.. hadirin tertawa). Oleh karena itu pada saat konperensi pers, saya tidak terlalu cepat mengatakan bahwa koalisi sudah kompak, tidak. Karena sekali lagi pengalaman.

Tetapi proses berikutnya lagi dibangunlah komunikasi secara intens dan disitulah mulai berubah-ubah. Saya telepon lagi, beberapa diantaranya, OK lagi. Setelah tiga hari berubah lagi. Ada partai yang tidak masuk di koalisi kita, mengirim message, sampaikan ke Pak SBY memang partai kami harus begitu, karena ini politik. Tapi nanti akhirnya mendukung. Omong kosong. Tuhan mencatat, menipu. Partai-partai lain juga begitu. Sampai juga yang lain, konsolidaskan begitu-begitu, tidak terjadi. Hanya senang partai kita kalau iya, iya.

Jangan mudah dan sering berbohong. Akan jadi nanti apa yang kita perjuangkan. Kalau mengatakan, kami belum cocok, belum setuju dengan platform kami, lebih baik dibilang dan itu terhormat bagi saya, daripada iya-iya terus sampai saatnya voting berubah total dari janji sebelumnya.

Kembali proses berjalan, terjadi sinergi, pertemuan-pertemuan, kontak-kontak, lobi-lobi, yang seolah-olah menuju rapat paripurna tanggal 30 Maret, koalisi akan kompak dan tidak ada apa-apa.

Saya mendapatkan laporan tiap hari ketika saya berkunjung ke Beijing dan ke Seoul. Tetapi sekali lagi naluri saya mengatakan “Its not that easy”, tidak semudah itu. Sampailah pada tanggal 29 Maret sore hari mendarat di Halim Perdana Kusuma, disambut oleh Wapres, para Menko, dan sejumlah menteri, Panglima TNI, Kapolri, dan lain-lain. Dilaporkan, everything  views to be OK.

Waktu itu, saya tahu perilaku politik, akhirnya ada waktu 1,5 jam rapat di situ, saya sampaikan ketidakperkenanan saya tentang ini itu, perbaiki ini-perbaiki itu.Tetapi tentu ada yang saya simpan, sepertinya belum bulat benar. Mengalir terus, sampailah pada 29 Maret malam banyak sekali dinamika, banyak terjadi. Tapi saya makin tahu, bahwa sebenarnya sebagian dari koalisi kita, bukan hanya satu partai, sebagian dari partai koalisi kita masih ada agenda-agenda tersembunyi. Ada agenda yang lain.

Saya baru pulang dari luar negeri, di luar negeri pun, saya tidak berhenti, kalau pak Albert bisa istirahat 1-2 jam, karena gantian. Kalau saya seminggu, dari pagi siang sore malam, jam 23.00 WIB baru selesai. Tengah malam saya teliti lagi pidato saya, bilateral saya. Biasanya, ke tanah air saya butuh satu hari untuk konsolidasi. Kemarin tidak, begitu tanggal 29 sampai 29 malam sampai jam 03.00 WIB subuh, pagi berangkat lagi.

Tanggal 30-nya, juga sampai jam 03.00 WIB subuh, baru selesai. Nah, yang saya ceritakan adalah liku-liku pada tanggal 30 Maret, mulai pagi, siang dan sore dan malam hari. Di situlah, rakyat medan politik kita, disitulah saya menguji kepribadian, karakter daripara politisi kita.

Melihat gelagatnya yang mestinya presiden tidak harus turun seperti itu, banyak yang pernah menjadi menteri, Pak TB Silalahi, bahkan pernah menjadi menteri era Pak Suharto, presiden tidak sepatutnnya atau sangat jarang untuk hands on, tetapi kemarin saya pimpin langsung. Wah, karena sangat berbahaya kalau sampai UU APBNP 2012 tidak tembus, ekonomi kita bisa sangat terganggu. Dan itu ditunggu oleh mereka (parpol yang menolak kenaikan BBM). Biarkan SBY yang dari Partai Demokrat dengan pemerintahan yang dipimpinnya tidak diberikan tool apa-apa. Tidak diberikan kewenangan UU untuk melakukan segala sesuatunya, di kunci di situ, dan akan collaps.

Sama halnya, tidak boleh menaikkan BBM forever, itu tinggal tunggu saatnya. Kalau tiba-tiba ada gejolak luar biasa, akan collaps. Jadi yang tidak setuju menaikkan BBM, bukan untuk rakyat. Sebuah parpol yang pimpinannya pernah menjadi presiden, juga menaikkan harga BBM. Jadi kali ini bukan untuk rakyat, supaya SBY, pemerintah dan Partai Demokrat jatuh.

Ada juga setuju BBM naik, tapi tidak setuju membantu rakyat miskin, sama saja. Karena begitu kita naikkan BBM, presiden tidak diberikan ruang melalui UU yang ada untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kita dengan social protection, akan terjadi gelombang kemarahan di seluruh Indonesia, karena mereka akan menjerit dan kemudian pemerintah akan dituntut dan akan jatuh juga. Itu semua, silat lidah, talk shownya ke sana kemari, tapi intinya pemerintah diharapkan jatuh secepat-cepatnya. Tentu, tidak seorang presiden pun yang mau dikadali, yang mau dibegitukan dan oleh karena itulah kita (PD) berikhtiar, berupaya dan berjuang.

Saat yang paling akhir lagi adalah kurang 30 menit, saya melalui proses, menelepon diberitahukan ada 3 opsi. Opsi 1, PDIP, Gerindra, Hanura, tolak amandemen pasal 7 ayat 6(a) alias jangan diberikan wewenang untuk menaikkan harga BBM. Opsi 2, opsi partai Golkar yang mematok 15% 6 bulan. Opsi 3, opsi koalisi minus PG dan PKS, yang menetapkan 10% empat bulan. Sedangkan PKS tidak jelas.

Kalau 3 opsi, itu mesti 2 putaran. Kalau 2 putaran, Partai Golkar mengatakan kepada saya, nanti kami abstain di putaran kedua. Siapa yang bisa menjamin. Belum faktor PKS, kemana arahnya, terbukti betul. Tinggal 30 menit, saya harus mengambil keputusan. Dan waktu itu dibawa opsi itu. Pak marzuki Alie sebagai Ketua DPR memberi opsi itu dan siap divoting. Itu detik-detik yang paling menentukan. Kalau dibuka 3 opsi, tadi itu. We will lose, karena banyak sekali orang yang mudah ingkar janji, ingkar kesepakatan.

Kemudian, 6 bulan 15% sebetulnya, sebelumnya ada kesepakatan, 5%, meski pemerintah mengusulkan bukan 5%, Banggar usul 5%, itu terlalu rendah. Kok BBM buru-buru dinaikkan. De facto, sejak Oktober 2011, Indonesia Crude Price (ICP) kita sudah diatas yang ada dalam APBN 2012, kenytaan November, Desember, Januari, Februari, saya belum menaikkan. Oleh rakyat, kok mudah sekali menaikkan BBM, mosok ga ada cara lain.

Meskipun pemerintah 5%, Banggar 5%, tapi politiknya tinggi, saya betul-betul sadar bahwa ini telalu rendah, maka di kantor, kebetulan menteri-menteri yang merepresentasikan parpol ada di situ, pak Wacik di situ. Saya perintahkan bikin antara 10-15%, jadi bukan ide Golkar (tepuk tangan peserta), kami bermain 15%. Meskipun PD masih patuh pada Banggar. Kemudian yang lain 10-15%. Jadi 15% itu bukan monopoli, bukan ide Partai Golkar. Bahkan kesepakatan itu nantinya, menuju 10%, tapi diingkari lagi.

Kemudian sampailah pada titik krusial. Mau 3 opsi atau 2 opsi. Kalau dua opsi, kalau PG dan koalisi bisa jadi satu, PKS lupakan. jadi kalau itu jadi 1, hampir pasti menghadapi di sana menang.Yang harus saya putuskan berapa? Tadinya saya ingin, begini saja deh, 15% tetapi barangkali waktu yang paling tepat 3-4 bulan boleh 3 dan 4 bulan. Sebetulnya PG setuju 15% 3-4 bln, tentu juga PD, PAN, PKB dan PPP. Tetapi begini, internal PG gaduhnya luar biasa, dibenarkan oleh salah satu menteri dari PG. Waktu ketemu 10%, PKS disitu, meski diingkari lagi, diingkari lagi. sudah kompak semua, tapi ingkar, gak nyana, akhirmya kewalahan.

Toh, 15% juga ide kita, ide saya, lantas waktunya tinggal 30 menit, lantas kalau 3 opsi tidak bagus, oleh karena itulah semua yakin, saya telepon Aburizal Bakrie atau Ical (Ketua Umum PG) meskipun pak Ical di Papua, semua ada disitu, berikan waktu kepada saya, saya ingin mengajak berdoa, supaya tidak salah keputusan saya, nanti keputusan saya akan segera kita sampaikan ke DPR. Saya mengajak membaca Al-Fatehah. Yang beragama Islam, memohon kepada Allah. Dalam keadaan seperti ini, memohon pertolongan kepada Tuhan, yang kita harapkan, dan pertolongan itu sungguh datang.

Nah, setelah itu, Bismillah, saya putuskan dua opsi. Perjuangkan, voting naik ke atas. Bismillah. Dan hanya selisih 20 menit, terjadilah. Tampaknya PDIP tidak siap (diikuti tertawa hadirin). PKS memang seperti itu.Kedua, dengan disetujuinya amandemen pasal 7 ayat 6a, itu berarti saya diberikan kewenangan untuk setiap saat manakala ada selisih haga 15% atau lebih baik naik atau turun, dalam waktu 6 bulan berturut-turut, rata-rata, itu diberikan kewenangan melakukan penyesuaian harga. Itu jelas legitimasi dan legalitas.

Sebenarnya, pidato saya setelah rapat paripurna bukan luar biasa, dari dulu juga begitu. Di dunia juga begitu. Presiden lain juga begitu, sejak Suharto. Bu Megawati juga menaikkan. Artinya, kewenangan itu ada di pemerintah, domain eksekutif.

Saudara di DPR jangan semua diborong, itu sistem seperti parlementer, wrong. Ini sistem presidensil, DPR itu hanya menetapkan berapa subsidi. Pemerintah menjaga subsidi tidak melampaui defisit. Bagaimana pemerintah menjaga subsidi? Terserah. Nah kalau semua dikontrol DPR, berarti gak perlu ada lembaga eksekutif. Amat riuh kalau dibawa ke dewan.

PD melakukan pencerahan, meletakkan kembali dasar-dasar ketatanegaraan yang benar. Kita negara kesatuan dengan sistem presidensial, bukan parlementer, dan federal. Oleh karena itulah, tadi malam saya ingatkan gubernur, bupati, walikota, harus memiliki moral dan etika untuk mematuhi yang jadi kebijakan pemerintah. Presiden sesuai UUD 45 memegang pemerintahan. Gubernur/bupati/walikota adalah kepanjangan presiden, keliru hukumnya.

Bupati/walikota memimpin unjuk rasa, melawan membangkang pemerintahnya. Yang menyedihkan, seruan itu datang dari komunitas politik yang di dalammnya juga pernah menjadi presiden (hadirin tepuk tangan….). Bayangkan, kalau itu terjadi, 2014 presiden ganti, seluruh walikota, bupati dan gubernur dari PD melakukan hal yang sama, kayak apa negara kita ini? Menangis rakyat kita. Itu insubordinasi, itu pembangkangan. Itu pemberontakan, itu perlawanan. Itu tidak mencerminkan sistem negara kesatuan. Federal barangkali, ada domain, kekuasaan pada partai tertentu, kita bukan itu.

Kita kembali pada 30 malam sampai dini hari, ini adalah yang terbaik. Saudara menjadi bagaian yang menetapkan yang terbaik (tepuk tangan) Sekarang, apa yang dilakukan agar 30 maret dan 1 April ini, PD bisa mendapatkan peluang dan momentum baru untuk meningkatkan keberhasilan kita dalam perjuangan politik.

Begini, saya berharap ketum dan seluruh jajaran membaca dan memahami isi penjelasan saya tadi malam. Lakukan sesuatu, pemerintah apa, masyarakat apa, maka rakyat akan tahu PD lah yang peduli, PD yang konsisten, PD lah yang tahu apa yang harus dilakukan bersama kedepan menyelamatkan perekonomian kita.

Saya ambil contoh, tadi malam (30 Maret) saya sampaikan ekonomi sebuah negara, itu diharapkan terus tumbuh. Kalau ekonomi tidak tumbuh, negara akan collaps atau stagnan. Bagi negara berkembang, yang kemiskinan makin tinggi, penganggurannya juga biasanya tinggi, pembangunan belum, kalau ekonomi tdk tumbuh, itu berarti masa depan gelap.

Ekonomi harus tetap tumbuh. Nah agar ekonomi tumbuh, maka investasi harus berkembang. Serukan, wahai PD, dimana-mana, di berbagai forum dalam dunia seperti ini, mari kita tingkatkan investasi. Gubernur, bupati, walikota, jangan mengeluarkan aturan yang menghambat investasi. Demikian juga pihak-pihak lain. Kalau disuarakan terus menerus pelaku ekonomi dan dunia usaha akan salut. Jadi Partai Demokrat mengerti apa sumber pertumbuan di negeri ini.

Kedua, soal ekspor, ayo digalakkan industri-industri ekspor supaya ekonomi tumbuh. Berikutnya, govermenting spending, ya APBN itu. Mengapa pembelajaan dan penerimaan penting agar menopang pertumbuhan, ekonomi akan tumbuh kalau masyarakatnya konsumsi barang-barang yang diperlukan, masyarakat bisa beli. PD harus bersuara, dukung langkah pemerintah yang terus meningkatkan gaji PNS, yang terus mendorong peningkatan upah buruh, terus meningkatkan nilai tukar petani, yang terus memberi bantuan prang miskin.

Mengapa pemerintah terus didukung, karena masyarakat punya daya beli, kemampuan daya beli. Kalau PD terus menerus bersama rakyat, maka orang tahu PD mengerti ekonomi, mengerti darimana asalnya pertumbuhan itu. Pertumbuhan juga dilihat dari sektor rill dan moneter, jadi PD sektor riil, jasa, pertanian, teruslah dalam keadaan seperti ini tingkatkan produktivtas daya saing, dan efisiensinya. Moneter, dikelola maka baiklah investasinya, kelola baiklah suku bunga, agar gerak semua itu. maka PD dianggap mengerti itu pertumbuhan.

Pertumbuhan ekonomi kita tinggi, hanya lawan-lawan politik atau orang yang tidak jujur dan jernih hatinya tidak mau mengakui pertumbuhan Indonesia. Tiongkok negara yang paling tinggi pertumbuhannya, tahun ini ditargetkan tumbuh 7,5 persen, India yang selama ini tinggi, ditargetkan 6,9 persen. Sebenarnya APBN 2012 kita menargetkan 6,7 %, karena ada masalah ini kita koreksi menjadi 6,5%. Itu lompatan yg luar biasa melihat India,

Malaysia, Thailand rendah. Kemarin di Seoul, saya diminta bertemu dengan pemimpin negara lain, beliau-beliau yang meminta, bukan saya. Semua minta ketemu dengan kita karena ada peluang kerjasama dengan kita, ekonomi mereka tumbuh dan saya juga ketemu Deputy Prime Minister England. (mla)

SUMBER : Liputan6.com

 

MASUK DUNIA POLITIK DAN BISNIS, ANDA PERLU AHLI PIDATO

Memasuki dunia politik, syarat yang sangat penting adalah kepandaian berbicara di depan publik. Pandai berbicara saja tidak cukup, melainkan pandai berbicara dengan bahasa yang diterima audience dan dengan isi pidato yang smart.

Para politisi yang berulangkali hanya mengatakan ‘saya berjuang untuk kesejahteraan rakyat” lama-lama akan membuat pendengar bosan karena hal itu adalah ungkapan klise belaka. Diperlukan penjelasan bagaimana cara-cara berjuang untuk rakyat, bagaimana rakyat terlibat dalam mengontrol para pejabat dan politisi dan sebagainya.

Demikian juga para pebisnis, semakin tinggi level anda, semakin dituntut pandai menyampaikan hal-hal yang bijak, tegas dan jelas.

ALHAMDULILAH

Alhamdulilah hari ini 29 desember 2011, saya berhasil membuat sendiri web ahlinaskahpidato.com yang semula berupa blog ahlinaskahpidato.wordpress.com

Terima kasih untuk para guru internet saya antara lain Pak Davit Putra, Pak Cheriatna Bitha, Pak Slamet Sukardi, Pak Suwandi Chow dan lain-lain

TERIMA KASIH

Saudaraku dimana saja berada, terima kasih telah berkunjung ke blog ahli naskah pidato. Semoga apa yang anda peroleh bermanfaat untuk kemajuan anda dalam berkarir baik di pemerintahan, politik, institusi bisnis maupun insitusi sosial.

salam sukses

EBOOK SAMBUTAN PANITIA

Alhamdulilah pada tanggal ebook saya “Cara Mudah Menyusun Naskah Sambutan” sudah tuntas dan dapat diedarkan semua penggemar buku saya.

Ebook ini berisi informasi lengkap dan praktis mengenai pidato, yaitu:

Pengertian Pidato
Tujuan pidato
Jenis-Jenis Pidato
Teknis Praktis Mempersiapkan Pidato
Cara Mudah Menyusun Pidato
Menyusun Sambutan Ketua Panitia
Menyusun Sambutan Ketua Organisasi
Menyusun Sambutan Pengarahan
Tips Praktis; Bahan Proposal Menjadi Naskah sambutan
Contoh-contoh sambutan yang dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk anda ketahui, biasanya tokoh bisnis, politik, pejabat, eksekutif membayar saya minimal Rp 500 ribu untuk menyusun naskah sambutan. Namun dengan Ebook ini anda hanya cukup MEMBERI DONASI MINIMAL Rp 50 ribu. Dengan memberi donasi Rp 50 ribu anda sudah mengetahui RAHASIA SAYA menyusun naskah pidato sambutan dengan cepat dan bagus. Bahkan anda bisa copy paste terus modifikasi sesuai kebutuhan anda.

BUKAN HANYA ITU. Khusus buat anda yang berminat dalam dunia bisnis, saya akah kasih Ebook TUJUH CARA TIDAK GILA JADI PENGUSAHA, yang merupakan materi seminar saya yang sudah ditampilkan di lebih dari 40 seminar di beberapa kota. Materi ini pernah saya sampaikan juga dalam orasi kewirausahaan saya di acara Wisuda sarjana baru STIE Tunas Nusantara Jakarta.

CARANYA? LANGSUNG SAJA PESAN via EMAIL KE SAYA bambangsuharno@yahoo.com

Transfer donasi anda ke rekening BCA Warung Buncit Jakarta no rek 552 001 8745 a/n Bambang Suharno.

semoga bermanfaat.

MENYUSUN NASKAH PIDATO MEMBUTUHKAN KEAHLIAN

Menyusun naskah pidato sebagaimana halnya menyusun naskah buku, membutuhkan keahlian. Berbeda dengan menulis buku yang dapat menceritakan banyak hal, menyusun naskah pidato membutuhkan kejelian dalam menetapkan hal-hal apa yang harus ditampilkan di naskah pidato agar dapat disampaikan dalam waktu pendek dan mampu memberikan kesan yang positif dan mendalam bagi audience.

Ini perlu saya sampaikan agar anda tidak menganggap saya terlalu komersial dalam menetapkan biaya penyusunan pidato.  silakan hubungi 0816 4827590

 

 

Khutbah Idul Adha 1432 H: Bergerak dan Berkorban Dalam Kebenaran (Drs. Ahmad Yani)

 

Ilustrasi – Shalat Idul Adha (klatenkita.com)

Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.

Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt yang telah memberikan kenikmatan kepada kita dalam jumlah yang begitu banyak sehingga kita bisa hadir pada pagi ini dalam pelaksanaan shalat Idul Adha. Kehadiran kita pagi ini bersamaan dengan kehadiran sekitar tiga sampai empat juta jamaah haji dari seluruh dunia yang sedang menyelesaikan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Semua ini karena nikmat terbesar yang diberikan Allah swt kepada kita, yakni nikmat iman dan Islam.

Shalawat dan salah semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad saw, beserta keluarga, sahabat dan para pengikut setia serta para penerus dakwahnya hingga hari kiamat nanti.

Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.

Kaum Muslimin Yang Berbahagia.

Salah satu yang amat kita butuhkan dalam menjalani kehidupan yang  baik adalah keteladanan dari figur-figur yang bisa diteladani. Dengan adanya keteladanan, kita memiliki tolok ukur untuk menilai apakah perjalanan hidup kita sudah baik atau belum. Karena itu, hari ini kita kenang kembali manusia agung yang diutus oleh Allah swt untuk menjadi Nabi dan Rasul, yakni Nabi Ibrahim as beserta keluarga Ismail as dan Siti Hajar. Keagungan pribadinya membuat kita bahkan Nabi Muhammad saw harus mampu mengambil keteladanan darinya, Allah swt berfirman:

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِى اِبْرَاهِيْمَ وَالَّذِيْنَ مَعَهُ

Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia (QS Al Mumtahanah [60]:4).

Dari sekian banyak hal yang harus kita teladani dari Nabi Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia serta mengambil hikmah dari pelaksanaan ibadah haji yang sedang berlangsung di tanah suci, dalam kesempatan khutbah yang singkat ini ada empat hikmah yang menjadi isyarat bagi kaum muslimin untuk mewujudkannya dalam kehidupan ini, apalagi bagi kita bangsa Indonesia yang masih terus berjuang untuk mengatasi berbagai persoalan besar yang menghantui kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pertama, Tinggalkan Yang Haram, dan Lakukan Yang Halal. Sebagaimana kita ketahui, ibadah haji dimulai dengan ihram dan diakhiri dengan tahallul. Saat ihram, pakaian yang dikenakan jamaah adalah kain putih tak berjahit, yang melambangkan kain kafan yang nanti akan dikenakan di sekujur tubuhnya ketika akan kembali kepada Allah swt pada saat kematiannya. Pakaian ihram yang putih-putih itu juga melambangkan tidak adanya perbedaan di mata Allah di antara sesama manusia. Segala perbedaan harus ditanggalkan dalam arti jangan sampai memiliki fanatisme secara berlebihan seperti perbedaan suku, organisasi, partai politik, paham, status sosial, ekonomi atau profesi. Kesatuan dan persamaan merupakan sesuatu yang harus diutamakan dalam upaya menegakkan kebenaran, bahkan siap mempertanggungjawabkan segala yang dilakukannya. Pakaian ihram juga melambangkan kesiapan berdisiplin dalam menjalankan kehidupan sebagaimana yang ditentukan Allah swt, hal ini karena selama berihram, jamaah haji memang berhadapan dengan sejumlah ketentuan, ada yang boleh dan ada yang tidak boleh dilakukan. Dengan demikian, seorang haji semestinya selalu disiplin menjalankan syariat Islam dan siapa pun yang menjalankan syariat Islam mendapat kedudukan yang terhormat, karena kehormatan manusia bukanlah terletak pada pakaiannya, tapi pada ketaqwaannya di hadapan Allah swt. Bila ihram maknanya adalah pengharaman dan tahallul maknanya adalah penghalalan, maka seorang haji siap meninggalkan yang diharamkan Allah swt dan hanya mau melakukan sesuatu bila memang dihalalkan. Ini merupakan prinsip yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim, bahkan setiap manusia. Karena itu amat tercela bila ada orang ingin mendapatkan sesuatu yang tidak halal dengan memanfaatkan jalur hukum sekadar untuk mendapatkan legalitas hukum agar terkesan menjadi halal, padahal keputusan hakim sekalipun tetap saja tidak bisa mengubah sesuatu yang tidak halal menjadi halal, Allah swt melarang keras hal ini dalam firman-Nya:

وَلاَ تَأْكُلُواْ أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُواْ بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُواْ فَرِيقاً مِّنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإِثْمِ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ 

Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui (QS Al Baqarah [2]:188).

Allahu Akbar 3X Walillahilmamdu.

Kaum Muslimin Rahimakumullah.

Kedua, hikmah yang harus kita raih adalah Bergerak Untuk Kebaikan dan Berkorban. Ibadah haji merupakan ibadah bergerak. Para jamaah bergerak dari rumahnya menuju ke asrama haji, hanya beberapa jam di asrama haji, para jamaah harus bergerak lagi menuju Bandara, sesudah naik pesawat, mereka diterbangkan menuju bandara King Abdul Aziz, Jeddah, dari Jeddah para jamaah harus bergerak lagi menuju Madinah bagi jamaah gelombang pertama untuk selanjutnya Menuju Mekah, sedangkan bagi jamaah gelombang kedua para jamah langsung ke Mekah. Di sana jamaah langsung menunaikan umrah hingga tahallul. Selama beberapa hari di Mekah, para jamaah sudah harus bergerak lagi untuk melaksanakan puncak ibadah haji, mereka harus bergerak lagi menuju Arafah untuk wuquf, malam harinya menuju Muzdalifah untuk mabit dan mengumpulkan batu, keesokan harinya melontar di Mina, Tawaf ifadhah di Mekah, kembali lagi ke Mina untuk melontar hingga selesai, lalu kembali lagi ke Mekah untuk bersiap meninggalkan Mekah menuju Tanah air masing-masing dan sebelum meninggalkan Mekah, para jamaah bergerak lagi untuk melakukan tawaf wada, yakni tawaf perpisahan dengan Ka’bah. Dari rangkaian ibadah haji, puncak kesulitan bahkan resiko yang paling besar adalah saat melontar yang melambangkan perlawanan atau peperangan melawan syaitan.

Dari rangkaian ibadah haji, kita bisa mengambil pelajaran bahwa setiap muslim apalagi mereka yang sudah menunaikan haji seharusnya mau bergerak dan menjadi tokoh-tokoh pergerakan untuk memperbaiki keadaan dan kualitas umat Islam. Setiap muslim harus bergerak untuk mencari nafkah, bergerak mencari ilmu, bergerak untuk menyebarkan, menegakkan dan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran, bergerak untuk memberantas kemaksiatan dan kemunkaran. Ini semua menunjukkan bahwa seorang muslim jangan sampai menjadi orang yang pasif, diam saja menerima kenyataan yang tidak baik, apalagi bila hal itu dilakukan dengan dalih tawakkal, padahal tawakkal itu adalah berserah diri kepada Allah swt atas apa yang akan diperoleh sesudah berusaha secara maksimal.

Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.

Jamaah Shalat Id Yang Dimuliakan Allah swt.

Ketiga, Jadikan masjid sebagai Pusat pergerakan. Ibadah haji dan rangkaian ibadah lainnya berpusat di masjid. Ketika jamaah haji kita mendapat kesempatan untuk berziarah ke Madinah, maka seluruh jamaah berbondong-bondong untuk melaksanakan shalat berjamaah yang lima waktu di masjid Nabawi, bahkan sampai ditargetkan mencapai angka arbain (40) waktu meskipun hal ini tidak menjadi bagian dari ibadah haji. Oleh karena itu, sebagai muslim setiap kita harus memiliki ikatan batin dengan masjid yang membuat kita mau mendatangi masjid setiap hari untuk melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah, khususnya bagi laki-laki, ikatan batin kita yang kuat kepada masjid membuat kita akan menjadi orang yang dinaungi Allah swt pada hari kiamat, Rasulullah saw bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاَظِلَّ اِلاَّظِلُّهُ:..وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ بِالْمَسْجِدِ إِذَاخَرَجَ مِنْهُ حَتَّى يَعُوْدَ اِلَيْهِ.

Ada tujuh golongan orang yang akan dinaungi Allah yang pada hari itu tidak ada naungan kecuali dari Allah: …seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid ketika ia keluar hingga kembali kepadanya (HR. Bukhari dan Muslim).

Karena itu aneh sekali bila ada lelaki muslim tapi sehari-hari tidak suka dan tidak mau datang ke masjid. Karena tidak mau dipertanyakan keimanannya benar apa tidak, maka pada zaman Nabi Muhammad saw, orang munafik yang sudah mengaku beriman pun akhirnya datang juga ke masjid untuk menunaikan shalat berjamaah, namun hati mereka terasa berat dan malas, Allah swt berfirman:

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُواْ إِلَى الصَّلاَةِ قَامُواْ كُسَالَى يُرَآؤُونَ النَّاسَ وَلاَ يَذْكُرُونَ اللّهَ إِلاَّ قَلِيلاً   

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali (QS An Nisa [4]:142).

Bila setiap lelaki muslim saja harus berusaha untuk selalu menunaikan shalat berjamaah di masjid, apalagi bila ia sudah melaksanakan ibadah haji. Karena seorang haji yang sudah menyempurnakan keislamannya seharusnya bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di sekitarnya.

Pelajaran Keempat, yang kita peroleh dari Nabi Ibrahim as adalah keinginannya yang amat besar untuk memiliki ilmu, menjadi pribadi yang shalih dan menjadi bahan pembicaraan yang baik bagi generasi yang akan datang, hal ini tercermin dalam doanya yang disebutkan oleh Allah swt dalam firman-Nya:

رَبِّ هَبْ لِي حُكْماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي اْلآخِرِينَ

(Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, (QS As Syu’ara [26]:83-84)

Dalam tafsir Al Mishbah, kata hukman dipahami oleh al-Biqai berarti amal ilmiah, yakni amal yang baik berdasar ilmu. Sungguh sangat mulia pada diri Nabi Ibrahim yang berdoa meminta ilmu dan pemahaman agar selalu menjalani kehidupannya di jalan Allah swt. Namun yang amat disayangkan adalah banyak orang yang meminta ilmu kepada Allah, bahkan sampai memiliki gelar kesarjanaan tertinggi tetapi ilmu tersebut diamalkan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat dan malah mendatangkan dosa. Karena itu dengan ilmu manusia bisa saja masuk surga dengan selamat dan dengan ilmu juga manusia bisa saja masuk neraka jika ilmunya digunakan untuk hal-hal yang negatif, bahkan memperoleh siksa yang lebih dahsyat, Rasulullah saw bersabda:

اَشَدُّ النَّّّاسِ عَذَابًا عِنْدَ اللهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَالِمٌ لَمْ يَنْفَعْهُ عِلْمُهُ

Orang yang paling keras siksanya pada hari kiamat adalah orang yang berilmu tapi tidak dimanfaatkannya (HR. Thabrani dari Abu Hurairah ra).

Hal yang luar biasa dari doa Nabi Ibrahim di atas adalah beliau meminta kepada Allah swt agar dimasukkan ke dalam golongan orang yang shalih, padahal seorang Nabi sudah pasti shalih, tapi masih saja ia berdoa agar dimasukkan ke dalam kelompok orang yang shalih, ini menunjukkan betapa pentingnya menjadi shalih dan beliau tidaklah merasa tinggi hati dengan keshalihannya hingga akhirnya ia tetaplah berdoa meminta dimasukkan ke dalam golongan orang yang shalih. M. Quraish Shihab dalam bukunya Wawasan Al-Qur’an menyatakan bahwa; Kata shalih terambil dari akar kata shaluha yang merupakan lawan dari fasid (rusak). Dengan demikian shalih diartikan dengan tiada atau terhentinya kerusakan. Shalih juga diartikan sebagai bermanfaat dan sesuai. Amal shalih adalah pekerjaan yang apabila dilakukan tidak menyebabkan dan mengakibatkan mudharat (kerusakan) atau bila pekerjaan itu dilakukan akan diperoleh manfaat dan kesesuaian (hal 562).

Selanjutnya, Muhammad Abduh seperti yang dikutip oleh Quraish Shihab menyatakan bahwa amal shalih adalah segala perbuatan yang berguna bagi pribadi, keluarga, kelompok dan manusia secara keseluruhan. Dengan demikian, orang yang shalih adalah orang yang menjalani kehidupan yang sesuai dengan ketentuan Allah swt dan Rasul-Nya sehingga memberi manfaat kebaikan dan tidak mengakibatkan kerusakan atau kemudharatan bagi dirinya dan orang lain, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Begitu penting menjadi shalih, sehingga selain Nabi Ibrahim, jauh sebelumnya Nabi Sulaiman as juga berdoa agar dimasukkan ke dalam kelompok orang yang shalih, Allah swt berfirman:

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِى أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِى أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَى وَالِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu, dan dia berdoa: “Ya Tuhanku, berilah aku ilmu untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih (QS An Naml [27]:19).

Doa ketiga dari Nabi Ibrahim as yaitu agar menjadi buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian. Tentu sebagai seorang nabi, Ibrahim as tidak berucap atau bertindak yang buruk kepada keluarga dan kaumnya, meskipun begitu beliau khawatir bila ada saja orang yang membicarakan keburukannya. Oleh karena itu, kesempatan hidup kita yang amat terbatas ini harus kita gunakan untuk membuat sejarah hidup yang mulia sehingga menjadi bahan pembicaraan yang baik saat kita sudah wafat, bukan karena kita ingin mendapat pujian, tapi karena memang hanya kebaikan yang boleh dibicarakan tentang orang yang sudah mati, namun bila tidak ada kebaikan yang bisa dibicarakan, lalu apa yang akan orang bicarakan tentang kita. Karena itu menjadi penting bagi kita untuk merenungi kira-kira bila kita sudah mati, apa yang orang bicarakan tentang kita, tentu seharusnya kebaikan dan manfaat hidup kita yang mereka rasakan, bukan karena kita suka menceritakannya kebaikan kita kepada orang lain. Manusia terbaik adalah yang paling bisa dirasakan manfaat keberadaannya oleh orang lain, Rasulullah saw bersabda:

خَيْرُالنَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ  

Sebaik-baik orang adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Qudha’i dari Jabir ra).

Dari uraian di atas, dapat kita ambil pelajaran bahwa meneladani Nabi Ibrahim as dan Nabi Muhammad saw serta mengambil hikmah dari ibadah haji menuntut kita untuk selalu berusaha memperbaiki diri dan keluarga serta memperbaiki orang lain untuk selanjutnya terus bergerak dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran dan mau berkorban untuk mencapainya.

Akhirnya marilah kita tutup khutbah Idul Adha pagi ini dengan berdoa kepada Allah swt:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ.

Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat, mu’minin dan mu’minat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Dekat dan Mengabulkan doa.

اَللَّهُمَّ انْصُرْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ النَّاصِرِيْنَ وَافْتَحْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ وَاغْفِرْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ وَارْحَمْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ وَارْزُقْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ وَاهْدِنَا وَنَجِّنَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ وَالْكَافِرِيْنَ.

Ya Allah, tolonglah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi pertolongan. Menangkanlah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi kemenangan. Ampunilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi ampun. Rahmatilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi rahmat. Berilah kami rizki sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi rizki. Tunjukilah kami dan lindungilah kami dari kaum yang zhalim dan kafir.

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَاتَحُوْلُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَابِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَاتُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا. اَللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْهُ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ عَاداَنَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِى دِيْنِنَاوَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا

Ya Allah, anugerahkan kepada kami rasa takut kepada-Mu yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat kepadamu dan berikan ketaatan kepada-Mu yang mengantarkan kami ke surga-Mu dan anugerahkan pula keyakinan yang akan menyebabkan ringan bagi kami segala musibah di dunia ini. Ya Allah, anugerahkan kepada kami kenikmatan melalui pendengaran, penglihatan dan kekuatan selama kami masih hidup dan jadikanlah ia warisan bagi kami. Dan jangan Engkau jadikan musibah atas kami dalam urusan agama kami dan janganlah Engkau jadikan dunia ini cita-cita kami terbesar dan puncak dari ilmu kami dan jangan jadikan berkuasa atas kami orang-orang yang tidak mengasihi kami.

اَللَّهُمَّ اِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمِ لاَ يَنْفَعُ  وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَسْبَعُ وَمِنْ دُعَاءِ لاَيُسْمَعُ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tak bermanfaat, dari hati yang tak khusyu dan jiwa yang tak pernah merasa puas serta dari doa yang tak didengar (Ahmad, Muslim, Nasa’i).

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُمْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَّشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرًا

Ya Allah, jadikanlah mereka (para jamaah haji) haji yang mabrur, sa’i yang diterima, dosa yang diampuni, perdagangan yang tidak akan mengalami kerugian

 رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kehidupan yang baik di dunia, kehidupan yang baik di akhirat dan hindarkanlah kami dari azab neraka.

Proudly using Dynamic Headers by Nicasio WordPress Design