0816 482 7590. Ahli dan berpengalaman menyusun teks naskah pidato dan sambutan, ahlinaskahpidato@gmail.com

Naskah Pidato Raja Salman di Gedung DPR 2 Maret 2017

Raja Salman didampingi Ketua DPR Setya Novanto

Raja Salman didampingi Ketua DPR Setya Novanto

Dunia tercengang dengan lawatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia yang merupakan kunjungan terlama dibanding kunjungan ke negara lain. Bahkan liburan di Bali yang rencananya sampai tanggal 9 Maret, diundur menjadi 12 Maret 2017.

Ini menunjukan betapa pentingnya Indonesia bagi Raja Salman, dan juga betapa indahnya Pulau Dewata.

Dalam kunjungan ini , peristiwa yang sangat penting adalah pidato Raja Salman di gedung DPR/MPR Kamis 2 Maret 2017. Ini merupakan peristiwa bersejarah. Ia mengulangi apa yang dilakukan pendahulunya, Raja Faisal, yang juga berkunjung ke DPR dalam lawatannya ke Indonesia pada 1970.

Dalam pidatonya Raja Salman mengatakan , kunjungan kali ini merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi.Ia mengharapkan kerja sama kedua negara akan semakin meningkat.

Dalam pidatonya yang berbahasa Arab, Raja Salman menyinggung banyak hal penting terkait isu keamanan dan perdamaian dunia serta terorisme.

Berikut isi pidato lengkap Sang Raja Salman:

“Izinkan saya untuk mengawali sambutan saya ini dengan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia yang bersahabat, atas keramahan dan sambutan hangat, seraya menyampaikan perasaan bahagia atas keberadaan saya bersama para hadirin sekalian.

Sesungguhnya kunjungan ke negara Yang Mulia ini, yang diawali dengan kunjungan serupa, yang telah dilakukan saudara saya, Yang Mulia Bapak Presiden, ke Kerajaan Arab Saudi dan saling tukar-menukar kunjungan antar-para pejabat tinggi kedua negara, ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kerja sama di seluruh bidang yang diharapkan dapat memberi manfaat bagi kedua bangsa kita yang bersahabat.

Para hadirin sekalian, sesungguhnya tantangan yang kita hadapi, khususnya bagi umat Islam dan dunia secara umum, seperti fenomena terorisme, benturan peradaban (the clash of civilization), dan tidak adanya penghormatan terhadap kedaulatan negara serta intervensi dalam urusan dalam negerinya telah mengharuskan kita untuk menyatukan barisan dalam menghadapi tantangan ini serta melakukan koordinasi dalam berbagai upaya dan sikap dalam memberikan manfaat bagi kita bersama serta keamanan dan perdamaian dunia.

Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan aspirasi atas peran dewan yang terhormat dalam meningkatkan hubungan antara kedua negara kita yang bersahabat di seluruh bidang.

Saya juga memberikan apresiasi atas penandatanganan sejumlah kesepakatan dan nota kesepahaman antara kedua negara dalam kunjungan kali ini.

Saya berdoa kepada Allah SWT semoga senantiasa memberikan taufik dan ridhoNya kepada kita sekalian.”

Pidato ini pendek tapi sangat penting bagi dunia.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly using Dynamic Headers by Nicasio WordPress Design