Artikel Populer

<< >>

Contoh Sambutan Ketua Panitia

Sambutan Ketua Panitia Seminar Nasional Tahunan ke-3 Bisnis Perunggasan Indonesia; Akankah Bisnis Perunggasan Tahun 2008 Lebih Menarik ? Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Kamis, 7 Nopember 2007  Assalamu’alaikum ww, Salam sejahtera, Yang terhormat: Ketua Umum ASOHI Bapak Gani Haryanto beserta pengurus nasional ASOHI Para pembicara seminar:

CONTOH PIDATO TENTANG GLOBALISASI

CONTOH PIDATO TENTANG GLOBALISASI Selamat siang, Yang terhormat Kepala Sekolah SMP Santa Ursula BSD, Victoria Istiningsih. Yang terhormat Wakil Kepala Sekolah SMP Santa Ursula BSD Eusthasia Suwarti. Yang terhormat guru-guru SMP Santa Ursula BSD. Beserta seluruh murid SMP Santa Ursula BSD yang berbahagia. Salam sejahtera

Pidato, Apa dan Bagaimana

Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi, dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato adalah salah satu teori dari pelajaran bahasa

Jangan Terpaku pada Naskah Pidato

Faktor yang menentukan suksesnya pidato anda adalah materi naskah pidato dan cara menyampaikannya. Sejauh ini, setiap saya memberikan pelayanan menyusun naskah pidato sambutan, saya juga memberikan saran-saran bagaimana cara menyampaikannya agar hadirin tertarik pada pidato yang disampaikan. Kalau anda terlalu banyak melihat naskah sambutan dan

Selamat siang dan sukses selalu

Selamat siang dan sukses selalu buat semua pembaca naskah saya dimanapun berada.

CONTOH SAMBUTAN SINGKAT

Assalamualaikum. Puji syukur kehadirat Allah Swt, alangkah bahagianya Persatuan Golf Ganesha (PGG) dapat berpaartisipasi kepada dunia olah raga golf amatir Indonesia dan negara tetangga dalam penyelenggaraan Ganesha Amateur Golf Invitational yang diadakan tanggal 15 Juni sampai dengan 18 Juni 2010 di Imperial Klub Golf Karawaci

Teks Pidato Perpisahan

Pidato perpisahan perlu disusun dengan baik supaya hadirin terkesan dengan acara perpisahan kita.

LAPORAN KETUA PANITIA SEMINAR NASIONAL LALU LINTAS PERDAGANGAN TERNAK BABI

LAPORAN KETUA PANITIA Selamat pagi Ibu dan Bapak yang saya hormati. Pada kesempatan yang indah ini marilah kita panjatkan syukur dan pujian ke hadirat Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih karena atas rahmat karunia Nya kita semua bisa berkumpul di Hotel Sahid Raya, Solo

Kiat Sukses Menyusun dan Menyampaikan Pidato

A. Definisi / Pengertian Pidato Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya. Pidato yang baik dapat memberikan suatu

MENYUSUN TEKS PIDATO KETUA PANITIA DAN KETUA ORGANISASI

Menyusun teks pidato sambutan ketua panitia dengan teks pidato sambutan ketua organisasi adalah dua hal yang sangat berbeda, namun yang sering terjadi adalah tumpang tindih antara materi yang disampaikan ketua panitia kegiatan organisasi dengan Pimpinan Organisasi. Sebagai contoh, organisasi Persatuan Insinyur Pertanian mengadakan kongres nasional.

MENYUSUN TEKS PIDATO : MENGAPA ANDA PERLU SAYA ?

teks naskah pidato Bambang suharno AhliNaskahPidato.com. Begitu banyak pejabat, tokoh masyarakat, politisi, pimpinan organisasi, eksekutif perusahaan membuang banyak waktu dan biaya untuk kegiatan menyusun naskah pidato.

Hari ini saya menyampaikan kabar baik untuk anda, bahwa mulai hari ini, anda tidak perlu membuang-buang waktu untuk menyusun naskah pidato sendiri. Saya tahu, besok, atau minggu depan atau bulan depan, anda pasti sangat sibuk karena diundang ke acara seremonial dan diharapkan memberi pengarahan atau sambutan. Anda sendiri di kantor harus memberi pengarahan ke staf dan memimpin sejumlah meeting

Semua kegiatan itu membutuhkan dukungan naskah pidato yang profesional.

Bagaimana anda yakin pidato atau sambutan yang akan anda sampaikan benar-benar sesuai dengan harapan audience?

Read more

Naskah Lengkap Pidato Gubernur DKI Anies Baswedan

Senin 16 Oktober 2017 menjadi hari bersejarah bagi warga DKI, karena hari ini warga DKI memiliki gubernur baru Anies Baswedan yang didampingi wakilnya Sandiaga Uno untuk masa jabatan 2017-2022.

Di Hari pelantikan itu pula Anies menyampaikan pidato pelantikan. Berikut ini naskah lengkap pidato dimaksud.

PESTA RAKYAT PELANTIKAN GUBERNUR DKI MASA JABATAN 2017-2022

JAKARTA, 16 OKTOBER 2017

Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillahi rabbil alamin.

Washolatu wassalamu ‘ala asrofil ambiya iwal mursalin wa’ala alihi wasohbihi aj ma’in.

Amma ba’du.

Saudara-saudara semua warga Jakarta.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam sejahtera. Om swastiastu. Namo buddhaya.

Saudara-saudara semua, hari ini satu lembar baru kembali terbuka dalam perjalanan panjang Jakarta. Ketika niat yang lurus, ikhtiar gotong-royong dalam makna yang sesungguhnya, didukung dengan doa-doa yang kita terus bersama panjatkan, maka pertolongan dan ketetapan Allah SWT itu telah datang. Tidak ada yang bisa menghalangi apa yang telah ditetapkan oleh-Nya, dan tidak ada pula yang bisa mewujudkan apa yang ditolak oleh-Nya. Warga Jakarta telah bersuara dan terpaut dengan satu rasa yang sama: Keadilan bagi semua. Mari kita terus panjatkan syukur dan doa keselamatan kepada Allah SWT, Yang Maha Menolong dan Maha Melindungi.

Hari ini sebuah amanat besar telah diletakkan di pundak kami berdua. Sebuah amanat yang harus dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Hari ini adalah penanda awal perjuangan dalam menghadirkan kebaikan dan keadilan yang diharapkan seluruh Rakyat Jakarta, yaitu kemajuan ibukota tercinta dan kebahagiaan seluruh warganya.

Hari ini, saya dan bang Sandi dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur bukan bagi para pemilih kami saja, tapi bagi seluruh warga Jakarta. Kini saatnya bergandengan sebagai sesama saudara dalam satu rumah untuk memajukan kota Jakarta. “Holong manjalak holong, holong manjalak domu,” demikian sebuah pepatah Batak mengungkapkan. Kasih sayang akan mencari kasih sayang, kasih sayang akan menciptakan persatuan. Ikatan yang sempat tercerai, mari kita ikat kembali. Energi yang sempat terbelah, mari kita satukan kembali. Jakarta adalah tempat yang dipenuhi oleh sejarah. Setiap titik Jakarta menyimpan lapisan kisah sejarah yang dilalui selama ribuan tahun. Jakarta tidak dibangun barubaru saja dari lahan hampa. Sejak era Sunda Kalapa, Jayakarta, Batavia hingga kini, Jakarta adalah kisah pergerakan peradaban manusia. Jakarta sebagai melting pot telah menjadi tradisi sejak lama. Di sini tempat berkumpulnya manusia dari penjuru Nusantara, dan penjuru dunia. Jakarta tumbuh dan hidup dari interaksi antar manusia.

Dalam sejarah panjang Jakarta, banyak kemajuan diraih dan pemimpin pun datang silih berganti. Masing-masing meletakkan legasinya, membuat kebaikan dan perubahan demi kota dan warganya. Untuk itu kami sampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya, yang turut membentuk dan mewarnai wujud kota hingga saat ini. Jakarta juga memiliki makna pentingnya dalam kehidupan berbangsa. Di kota ini, tekad satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa persatuan ditegakkan oleh para pemuda. Di kota ini pula bendera pusaka dikibartinggikan, tekad menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat diproklamirkan ke seluruh dunia. Jakarta adalah satu dari sedikit tempat di Indonesia yang merasakan hadirnya penjajah dalam kehidupan sehari-hari selama berabad-abad lamanya. Rakyat pribumi ditindas dan dikalahkan oleh kolonialisme. Kini telah merdeka, saatnya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri.

Jangan sampai terjadi di Jakarta ini apa yang dituliskan dalam pepatah Madura, “Itik se atellor, ajam se ngeremme.” Itik yang bertelur, ayam yang mengerami. Seseorang yang bekerja keras, hasilnya dinikmati orang lain. Kini kami datang untuk melanjutkan segala dasar kebaikan yang telah diletakkan para pemimpin sebelumnya, sembari memperjuangkan keberpihakan yang tegas kepada mereka yang selama ini terlewat dalam merasakan keadilan sosial, membantu mengangkat mereka yang terhambat dalam perjuangan mengangkat diri sendiri, serta membela mereka yang terugikan dan tak mampu membela diri. Jakarta adalah ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka selayaknya ia menjadi cermin dan etalasi dari semangat NKRI, semangat Pancasila dan semangat tegaknya konstitusi. Di kota ini lah Pancasila harus mengejawantah, setiap silanya harus mewujud menjadi kenyataan.

Dimulai dari hadirnya suasana ketuhanan dalam setiap sendi kehidupan kota. Indonesia bukanlah negara yang berdasar satu agama, namun Indonesia juga bukan negara sekuler. Ketuhanan, selayaknya menjadi landasan kehidupan warga. Prinsip ketuhanan ini kemudian harus diwujudkan pula dengan hadirnya rasa kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh rakyat, tanpa ada yang terpinggirkan, terugikan, apalagi tidak dimanusiakan dalam kehidupannya. Perjuangan selanjutnya adalah memperjuangkan persatuan dalam kehidupan kota, tak hanya merayakan keragaman. Ada sebuah pepatah Aceh yang bermakna, “Cilaka rumah tanpa atap, cilaka kampung tanpa guyub.” Persatuan dan keguyuban ini yang harus terus kita perjuangkan, dimulai dari meruntuhkan sekat-sekat interaksi antar segmen masyarakatnya, terutama pemisahan ruang interaksi berdasar kemampuan ekonomi.

Dalam mewujudkan semua prinsip itu, dialog dan musyawarah harus diutamakan melalui mekanisme majelis-majelis perwakilan warga yang dilibatkan dalam setiap pengambilan kebijakan. Musyawarah diutamakan untuk menghasilkan kesepakatan dan kesepahaman. “Tuah sakato,” kata orang Minang. Dalam kesepakatan berdasar musyawarah itu terkandung tuah kebermanfaatan.

Dan di ujungnya, namun menjadi yang terpenting, kita perjuangkan hadirnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Jakarta. Karena hadirnya keadilan sosial ini akan menjadi parameter utama terwujudnya semangat Pancasila di kota ini.

Seluruh aspek dan alat pembangunan kota haruslah ditujukan untuk menghadirkan keadilan sosial bagi warga. Termasuk APBD, jelas harus mencerminkan keberpihakan kepada mereka yang belum merasakan keadilan sosial. Bung Karno dahulu berucap, “Kita hendak membangun satu negara untuk semua. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan maupun golongan yang kaya, tapi semua untuk semua.”

Maka segala pengambilan kebijakan di kota ini haruslah didasarkan pada kepentingan publik luas. Pengelolaan tanah, air, teluk dan pulau, tidaklah boleh diletakkan atas dasar kepentingan suatu individu, kepentingan suatu golongan, kepentingan suatu perhimpunan, ataupun kepentingan suatu korporasi. Semua untuk semua, Jakarta untuk semua, inilah semangat pembangunan yang akan kita letakkan untuk Jakarta. Jakarta adalah saksi bagaimana sebuah bangsa menempuh jalan terjal mendaki untuk wujudkan mimpi merdekanya.

Tanggung jawab kita kini adalah menjadikan Ibukota menjadi kota milik semua. Setiap keluarga dan pribadi kita harus bisa mengatakan dengan penuh rasa syukur, beruntung kita tinggal di Ibukota. Ibukota harus menjadi kota yang manusiawi, kota yang memberikan ruang pada seni, kebudayaan dan tradisi untuk berkembang, sekaligus kota yang kehidupannya membahagiakan. Di ibukota semua harus berkesempatan untuk maju bersama. Jakarta harus Maju Bersama.

Gubernur dan Wakil Gubernur tentu menjadi pemimpin bagi semua dan harus menghadirkan keadilan bagi semua. Namun jelas pula bahwa kami hadir dengan tekad mengutamakan pembelaan yang nyata kepada mereka yang selama ini tak mampu membela diri sendiri, membantu mengangkat mereka yang selama ini terhambat dalam perjuangan mengangkat diri sendiri. Bang Sandi tadi sudah menegaskan komitmen dan paradigma ke depan tentang pembangunan kota. Bang Sandi sudah jabarkan bagaimana kita akan bersama-sama membangun dan mengelola kampung, jalan, sekolah, puskesmas, pasar, angkot, dan berbagai aspek kota lainnya. Seperti kata Bang Sandi, ini adalah satu langkah bersama ke depan, memastikan Jakarta yang lebih ramah mimpi.

Untuk itu, kami hadir mengajak seluruh warga, menjadikan usaha memajukan kota sebagai sebuah gotong royong, sebuah gerakan bersama. Dalam pembangunan kota ke depan, Gubernur bukan sekadar administrator bagi penduduk kota, bukan pula sekadar penyedia jasa bagi warga sebagai konsumennya. Namun kami bertekad akan menjadi pemimpin bagi kolaborasi warga kota yang berdaya dan turut menjadi perancang dan pelaku pembangunan.

Dalam pepatah Banjar dikatakan, “Salapik sakaguringan, sabantal sakalang gulu.” Satu tikar tempat tidur, satu bantal penyangga leher. Kiasan ini bermakna hubungan antar elemen masyarakat yang erat, saling setia dan mendukung satu sama lain. Inilah semangat yang hendak kita bangun. Selain itu, kami mengajak pula seluruh elemen kepemimpinan di kota Jakarta ini, mulai dari jajaran pemerintah daerah, para wakil rakyat, pemimpin lembaga pertahanan, keamanan dan penegakan hukum, untuk memiliki tekad yang sama: menghibahkan hidupnya kepada rakyat Jakarta, bukan sebaliknya, menyedot kekayaan dari kota dan warganya, untuk dibawa pulang ke rumahnya.

Sebuah kearifan lokal dari Minahasa mengingatkan, “Si tou timou tumou tou.” Manusia hidup untuk menghidupi orang lain, menjadi pembawa berkah bagi sesama. Sebuah pengingat bagi semua manusia, namun terutamanya bagi para pemimpin.

Mohammad Husni Thamrin, seorang putra terbaik Jakarta pernah mengatakan: “Setiap pemerintah harus mendekati kemauan rakyat. Inilah sepatutnya dan harus menjadi dasar untuk memerintah. Pemerintah yang tidak mempedulikan atau menghargakan kemauan rakyat sudah tentu tidak bisa mengambil aturan yang sesuai dengan perasaan rakyat.” Ucapan Husni Thamrin ini terpatri dalam patungnya yang berdiri di Lapangan Monas di hadapan kita ini.

Saudara-saudara semua, perjuangan kita ke depan adalah perjuangan untuk mewujudkan gagasan, kata dan karya yang selama ini telah kita tekadkan. Dengan tak henti memohon pertolongan kepada Yang Maha Memberi Pertolongan, mari kita bersama berikhtiar mewujudkan Jakarta yang maju setiap jengkalnya, dan bahagia setiap insan di dalamnya.

Tanah Air Indonesia adalah karunia Allah. Ciptaan Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Bangsa ini diberikan keindahan dan kekayaan Alam yang tiada tandingnya. Ya, alam Indonesia adalah ciptaan Tuhan, tapi desa, kota dan negara di tanah ini adalah ciptaan manusia. Tuhan menciptakan alam, manusia membentuk kota. Bagaimana kota kita sepenuhnya kembali pada diri kita semua.

Semoga Allah SWT membantu ikhtiar kita, melindungi ibukota, menjadikannya wilayah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, serta menurunkan keberkahan bagi setiap warganya. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Tiada usaha, kekuatan, dan daya upaya selain dengan kehendak Allah.

Wallahu muwafiq ila aqwamith thoriq, billahi taufiq wal hidayah.

Sumber: https://www.merdeka.com/jakarta/ini-pidato-lengkap-anies-baswedan-sebagai-gubernur-dki-jakarta.html

 

Rahasia Pidato Obama : Gunakan Bahasa Audiens

“Pulang kampung nih,” kata Obama ketika pidato di UI saat ia masih menjadi Presiden AS tahun 2010. Kata-kata “pulang kampung nih,” menjadi daya tarik luar biasa. tepuk tangan bergemuruh menyambut kata-kata Obama tersebut. Lebih heboh lagi ketika ia menyebut “bakso, sate” dan bahasa Indonesia lain dengan logat yang khas. Read more

Contoh Sambutan Direksi Perusahaan

Berikut ini contoh pidato sambutan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I pada Pada Upacara Bendera Merah Putih Tanggal 17 Maret  2016

Pidato ini mungkin disusun oleh staf/sekretaris perusahaan. Urutan pidatonya sudah benar, namun sangat disayangkan isinya sangat normatif.

Seandainya dalam pidato tersebut diisi data singkat mengenai prestasi PTPN I , perkembangan produksi, kendala yang ada dan telah diatas, niscaya pidato tersebut menjadi lebih hidup dan didengar oleh para peserta upara. Read more

Cara Menyusun Laporan Pertanggungjawaban Ketua Organisasi

pidato perdamaian
laporan pertanggungjawaban

Presiden Soekarno

Setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya, bukan hanya di dunia melainkan juga di akhirat.

Jika kita dipercaya menjadi seorang pemimpin di sebuah organisasi baik organisasi masyarakat maupun pemerintahan, maka kita akan diminta pertanggungjawaban pada akhir periode kepemimpinan.

Presiden, Ketua DPR, Ketua MPR, Ketua Ormas, Ketua KADIN, ketua HIPMI dan semua ketua lainnya wajib menyampaikan pidato laporan pertanggungjawaban di hadapan sebuah majelis yang mewakili pihak yang dipimpin. Untuk itu mereka pasti menyiapkan teks/naskah pidato laporan pertanggungjawaban tersebut

Fungsi Laporan Pertanggungjawaban

Fungsi laporan pertanggungjawaban adalah :

  1. Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang telah diberikan.
  2. Sebagai laporan kegiatan selama masa kepemimpinan untuk dievaluasi apakah sesuai dengan program kerja atau tidak.
  3. Sebagai laporan keuangan, apakah sesuai rencana anggaran atau tidak.
  4. Sebagai dokumen atau referensi untuk kepemimpinan berikutnya.

Read more

Cara Menyusun Pidato Kemenangan (Pidato Donald Trump)

Jika anda terpilih menjadi pimpinan sebuah organisasi profesi, organisasi sosial, organisasi politik maupun sebagai pejabat publik, apa yang harus disampaikan dalam pidato kemenangan?

Banyak orang yang terpilih ternyata belum siap menyampaikan pidato setelah terpillih. Apalagi di sebuah organisasi sosial dimana menjadi pemimpin tidak dilakukan dengan persaingan. Tak sedikit organisasi sosial dimana para pengurus dan anggota cenderung mendorong orang lain menjadi pemimpin. Ini mengingat menjadi pemimpin organisasi sosial itu sebuah pengabdian, butuh pengorbanan waktu, tenaga dan juga uang.

Apapun bentuknya, pidato kemenangan itu tetap perlu dilakukan.

Isinya setidaknya mencakup hal-hal sebagai berikut: Read more

Proudly using Dynamic Headers by Nicasio WordPress Design